Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

33 Kata-Kata Iwan Fals Tentang Perjuangan Hidup, Inspiratif dan Penuh Makna

33 Kata-Kata Iwan Fals Tentang Perjuangan Hidup, Inspiratif dan Penuh Makna Iwan Fals. ©Liputan6.com

Merdeka.com - Iwan Fals merupakan salah satu musisi yang sangat populer di Indonesia. Pria yang memiliki nama lengkap Virgiawan Listanto ini telah menghasilkan ratusan karya lagu yang konsisten mengangkat persoalan sosial dan memotret kaum pinggiran. Hingga kini Iwan Fals masih tetap produktif melahirkan lagu dengan tema yang semakin beragam.

Pelantun lagu Manusia Setengah Dewa ini lahir di Jakarta, 3 September 1961. Sejak usia 13 tahun, Iwan sudah dikenal aktif bermain musik. Kemampuannya semakin terasah saat beliau aktif menjadi musisi jalanan di Kota Bandung.

Berkat lagu-lagunya yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, Iwan Fals dianggap mampu mewakili suara hati rakyat kecil. Selain itu, beliau juga tak segan-segan untuk mengkritik berbagai bentuk penyelewengan yang terjadi di dalam birokrasi.

Tak heran, jutaan orang di Indonesia sangat mengidolakan dan menjadikan sosoknya sebagai panutan yang menginspirasi. Berikut ini kata-kata bijak Iwan Fals tentang perjuangan hidup yang inspiratif dan penuh makna mendalam.

Kata-Kata Iwan Fals yang Inspiratif

iwan fals

©2013 Merdeka.com

1. Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa.

2. Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta.

3. Tertawa itu sehat, menipu itu jahat.

4. Alam semesta menerima perlakuan sia-sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya.

5. Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah.

6. Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu.

7. Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang.

8. Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan.

9. Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik.

10. Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini.

Kata-Kata Iwan Fals Tentang Perjuangan Hidup

11. Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi.

12. Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi.

13. Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat.

14. Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani.

15. Buktikan buktikan! kalau hanya omong burung beo pun bisa.

16. Mengapa besar selalu menang? Bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir? Harus mengalah dan menyingkir.

17. Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal.

18. Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah.

19. Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam.

20. Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa.

21. Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah.

22. Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita.

23. Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri.

24. Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari.

25. Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh.

26. Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati.

iwan fals

©2014 Merdeka.com/Imam Buhori

27. Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari selalu ada kesempatan.

28. Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti.

29. Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa.

30. Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani.

31. Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli? Sampai nanti sampai habis terjual harga diri.

32. Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri.

33. Kata kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP