Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

28 Februari 1953: Penemuan DNA Double Helix oleh James Watson dan Francis Crick

28 Februari 1953: Penemuan DNA Double Helix oleh James Watson dan Francis Crick Ilustrasi DNA. aiche.org

Merdeka.com - Dalam biologi, "double helix" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan struktur DNA. DNA Double Helix terdiri dari dua rantai spiral asam deoksiribonukleat. Bentuk struktur ini mirip dengan tangga spiral.

DNA Double Helix ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick pada 28 Februari 1953, dan dianggap sebagai salah satu momen penting dalam sejarah sains. Mereka berhasil menemukan struktur yang membentuk kode genetik pada sel-sel organisme.

Struktur DNA Double Helix adalah model tiga dimensi yang menunjukkan bagaimana DNA terbentuk. Struktur ini terdiri dari dua heliks polinukleotida yang terjalin bersama dan membentuk spiral yang stabil. Setiap heliks terdiri dari susunan nukleotida yang bergabung melalui ikatan hidrogen antara pasangan basa nitrogen di antara mereka.

Penemuan ini didasarkan pada berbagai hasil penelitian sebelumnya, termasuk eksperimen pemetaan difraksi sinar-X oleh Rosalind Franklin, yang memperlihatkan adanya struktur heliks pada molekul DNA. Watson dan Crick kemudian mengembangkan model struktur yang mendasarkan pada pengetahuan mereka tentang kimia dan struktur molekul organik.

Watson dan Crick kemudian mempublikasikan penemuan mereka dalam jurnal ilmiah Nature pada tanggal 25 April 1953 dengan judul "Molecular Structure of Nucleic Acids: A Structure for Deoxyribose Nucleic Acid." Penemuan ini membuka jalan dalam bidang biologi molekuler, termasuk pemahaman tentang bagaimana DNA mereplikasi diri, bagaimana informasi genetik ditransfer, serta bagaimana perubahan genetik dapat menyebabkan penyakit.

Penemuan Struktur DNA

Pada tanggal 28 Februari 1953, ilmuwan Universitas Cambridge James D. Watson dan Francis H.C. Crick mengumumkan bahwa mereka telah menentukan struktur DNA Double Helix, molekul yang mengandung gen manusia. Ahli biologi molekuler dibantu oleh karya peneliti DNA lainnya, Rosalind Franklin, meskipun dia tidak termasuk dalam pengumuman tersebut, juga tidak berbagi penghargaan Hadiah Nobel berikutnya untuk itu.

28 februari 1953 penemuan dna double helix oleh james watson dan francis crick

i.guim.co.uk

Meskipun DNA—kependekan dari asam deoksiribonukleat—ditemukan pada tahun 1869, peran pentingnya dalam menentukan pewarisan genetik baru ditunjukkan pada tahun 1943. Pada awal tahun 1950-an, Watson dan Crick hanyalah dua dari banyak ilmuwan yang bekerja untuk menemukan struktur DNA.

Kimiawan California Linus Pauling menyarankan model yang salah pada awal tahun 1953, mendorong Watson dan Crick untuk mencoba dan mengalahkan Pauling.

Struktur DNA

Pada pagi hari tanggal 28 Februari, mereka menentukan bahwa struktur DNA adalah polimer heliks ganda, atau spiral dari dua untai DNA, masing-masing berisi rantai panjang nukleotida monomer, yang saling melilit. Menurut temuan mereka, DNA mereplikasi dirinya sendiri dengan memisahkan diri menjadi untaian individu, yang masing-masing menjadi cetakan untuk heliks ganda baru.

Dalam buku terlarisnya, The Double Helix (1968), Watson kemudian mengklaim bahwa Crick mengumumkan penemuan tersebut dengan berjalan ke Eagle Pub terdekat dan mengatakan bahwa "kami telah menemukan rahasia kehidupan". Ucapannya memang tidak berlebihan, karena Watson dan Crick telah memecahkan misteri mendasar sains — bagaimana mungkin instruksi genetik disimpan di dalam organisme dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Solusi Watson dan Crick secara resmi diumumkan pada tanggal 25 April 1953, setelah dipublikasikan di majalah Nature edisi bulan itu. Artikel tersebut merevolusi studi biologi dan kedokteran. Di antara perkembangan yang mengikutinya secara langsung adalah skrining pra-kelahiran untuk gen penyakit; makanan hasil rekayasa genetika; kemampuan untuk mengidentifikasi sisa-sisa manusia; desain pengobatan yang rasional untuk penyakit seperti AIDS.

Apa Itu DNA Double Helix?

DNA Double Helix adalah bentuk fisik atau struktur dari DNA (Deoxyribonucleic Acid) yang membentuk model tiga dimensi dari molekul DNA. Struktur ini terdiri dari dua heliks polinukleotida yang terjalin bersama membentuk spiral yang stabil. Setiap heliks terdiri dari susunan nukleotida yang bergabung melalui ikatan hidrogen antara pasangan basa nitrogen di antara mereka.

DNA Double Helix memiliki dua rantai polinukleotida yang terbentang dalam arah yang berlawanan dan dihubungkan oleh ikatan hidrogen antara pasangan basa nitrogen. Pasangan basa nitrogen yang membentuk ikatan hidrogen ini terdiri dari adenin (A) dan timin (T), serta guanin (G) dan sitosin (C).

Bentuk fisik DNA Double Helix sangat penting dalam proses replikasi DNA, yaitu ketika sel memperbanyak diri dengan membuat salinan identik dari DNA. Struktur DNA Double Helix juga memungkinkan penyimpanan informasi genetik yang sangat besar dan kompleks pada molekul yang relatif kecil, sehingga sangat penting bagi fungsi dan evolusi organisme hidup.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP