Tsingy de Bemaraha, hutan batu eksotis yang berbahaya
Merdeka.com - Tsingy de Bemaraha atau juga disebut Stone Forest adalah sebuah taman nasional di Madagaskar yang dilindungi oleh UNESCO. Meski disebut 'hutan' nyatanya Tsingy de Bemaraha hanya terdiri dari kumpulan batu-batu runcing yang cukup berbahaya. Memasuki kawasan ini, Anda seperti berada di sebuah jebakan seluas 250 mil persegi yang dipenuhi obelisk runcing layaknya sebuah tombak bergerigi.
Ahli biologi bahkan menyebut wilayah ini sebagai 'benteng alami; karena belum ada yang berhasil memetakan apa yang ada di dalamnya secara keseluruhan. Setiap kali tim ekspedisi menjelajahi wilayah tersebut, mereka selalu menemukan makhluk hidup baru yang unik.
Mengingat letak Stingy yang ada di Madagaskar, sebenarnya hal ini tak terlalu mengejutkan. Sekitar 90 persen spesies yang ada di madagaskar tergolong unik sehingga bukannya tak mungkin kita akan melihat hal-hal baru dalam rentang waktu tertentu.
Dilihat dari ketinggian menggunakan helikopter saja, kawasan ini sudah tampak tak ramah. Dari atas, kawasan ini dipenuhi oleh obelisk-obelisk batu raksasa dengan ujung runcing. hampir seperti hutan paku. batu-batu runcing tersebut nyatanya tak hanya terlihat tajam, melainkan juga benar-benar berbahaya dan bisa memotong kulit Anda.
Tsingy sebenarnya berasal dari bahasa Malagasy yang berarti "di mana Anda tak bisa berjalan dengan kaki telanjang." Dan benar saja, orang yang hendak datang ke sana sebaiknya tak mencoba menjelajahinya dengan kaki telanjang, apalagi mencoba mendaki batu-batu runcing tersebut.
Seorang peneliti bernama Steven Goodman mencoba menjelajahi wilayah Stingy yang menantang ini. Dia menganalogikan wilayah ini sebagai 'gigi dunia'. Mencoba mendaki batu-batu runcing tersebut sama seperti sedang mendaki tusuk sate. Dan ketika terjatuh, batu-batu runcing lain sudah siap menangkap tubuh Anda. Mengerikan bukan?
Goodman dan timnya merasakan sendiri betapa tajamnya jalan yang ada di dalam Stingy. Dia dan timnya berjalan pada tanah yang datar dan terlihat aman. Namun Goodman terjatuh biasa dan kakinya terantuk batu di tempat itu. Hal ini membuat Goodman harus berjalan pincang selama dua hari.
Apa Anda berani menjelajah Stingy de Bemahara, hutan batu eksotis yang bisa memotong-motong kulit? (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya