Potret kecantikan wanita-wanita idaman dari masa lalu

Sabtu, 23 Juli 2016 05:03 Reporter : Tantri Setyorini
Potret kecantikan wanita-wanita idaman dari masa lalu Dovima. © Revlon

Merdeka.com - Potret-potret ini mencerminkan kecantikan dari masa lalu. Pada saat rekayasa digital maupun makeover belum dikenal, kecantikan mereka tetap memukau para fotografer.

Mereka adalah sosok wanita ideal dari era lampau, dengan pesona yang tak akan pernah pudar meskipun standar kecantikan terus berganti. Inilah perempuan-perempuan jelita dari masa lalu, mulai dari Yoha sang geisha hingga Dovima, supermodel kondang dari tahun 1950-an.

Marcia Pascal

Marcia Pascal © Vintage Everyday

Perempuan cantik nan eksotis ini merupakan contoh perpaduan dua ras dari abad 19. Pascal menyimpan darah suku Indian, Cherokee dari ibunya dan ciri Kaukasia dari ayahnya, George W. Pascal yang seorang tentara.

Dovima

Dovima © Henry Clarke

Dovima merupakan singkatan dari Dorothy Virginia Margaret Juba. Dia terhitung sebagai supermodel dari tahun 1950-an, walaupun pada masa itu istilah 'supermodel' sendiri masih belum dikenal. Dovima ditemukan oleh editor Vogue di jalanan New York. Sejak itu karirnya menanjak dengan cepat.

Dovima menjadi model langganan berbagai produk kecantikan bergengsi dengan bayaran termahal pada masa itu tak hanya karena paras dan tubuhnya yang nyaris sempurna. Dia juga dikenal karena selera modenya yang elegan bak kaum bangsawan.

Yoha

Yoha © Flickr

Yoha (1896-1995) termasuk salah satu geisha paling tersohor dalam sejarah dunia hiburan Jepang. Perempuan bernama asli Chiso Takaoka ini dianggap sebagai salah satu geisha paling dikagumi pada era Meiji dan Taisho. Nama geishanya berarti 'daun musim gugur yang cantik'.

Yoha dijual ke salah satu okiya (rumah geisha) oleh ayahnya pada usia 12 tahun. Pada usia 15 tahun, Yoha terlibat skandal asmara yang mencoreng reputasinya sebagai geisha. Kejadian ini membuat Yoha harus mengganti nama, pindah ke Tokyo, dan melakukan debut untuk kedua kalinya.

Evelyn Nesbit

Evelyn Nesbit © Harvard Theatre Collection

Evelyn Nesbit merupakan sosok wanita ideal dari zaman awal tahun 1900-an. Perempuan ini dianggap sebagai cerminan sempurna Gibson Girls, sosok wanita idaman yang dipopulerkan oleh ilustrator Charles Dana Gibson.

Bisa dikatakan Nesbit merupakan sosok Marilyn Monroe pada awal abad 20. Wajahnya muncul dalam berbagai poster iklan, lukisan, dan majalah. Sosoknya juga menjadi inspirasi berbagai film, buku, lukisan, dan lagu. [tsr] SELANJUTNYA

Topik berita Terkait:
  1. Wanita Merdeka
  2. Foto
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini