Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keuntungan dan risiko menjadi polisi

Keuntungan dan risiko menjadi polisi Pelantikan Polisi. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sewaktu Anda masih duduk di bangku TK atau SD, Anda sering ditanyai soal cita-cita. Di antara berbagai jawaban, polisi mungkin menjadi salah satu jawabannya. Polisi memang menjadi profesi yang membanggakan. Namun di balik itu semua ada risiko yang membayangi profesi polisi. Apa saja ya? Menyambut hari Bhayangkara yang ke-67, simak keuntungan dan risiko menjadi polisi dilansir eHow.

1. Menjadi pahlawan dan melindungi masyarakat

Terlepas dari adanya oknum polisi yang nakal, masih banyak polisi berdedikasi tinggi di negara ini. Mereka bekerja keras memberantas kejahatan yang sering membuat masyarakat resah seperti pencurian, narkoba, pemerkosaan, judi dan lainnya. Peran polisi di sini untuk melindungi masyarakat agar merasa aman.

2. Penuh tanggung jawab dan komitmen

Polisi bertanggung jawab untuk menanggapi situasi darurat. Dalam beberapa kasus, menyelamatkan nyawa. Mereka harus selalu merespon dengan cepat dan dengan tepat. Tak peduli itu siang atau malam yang penting baginya adalah keselamatan masyarakat. Pekerjaan ini membutuhkan waktu berjam-jam, dan banyak petugas yang menghabiskan kehidupan mereka di kepolisian.

3. Mengayomi masyarakat

Polisi senantiasa menerima pengaduan masyarakat selama 24 jam. Pengabdian ini dilakukan agar tercipta situasi yang aman. Mereka menindak warga yang tidak disiplin, misalnya tidak memakai helm saat mengendarai motor, tidak menyeberang jalan di tempatnya, melanggar peraturan lalu lintas. Hal tersebut dilakukan demi keselamatan Anda.

4. Memiliki sikap tegas dan disiplin

Untuk menjadi polisi, mereka tentu dididik dan dilatih dengan keras. Mereka dilatih untuk menjadi sosok yang tegas, disiplin, pemberani dan penolong.

Risikonya :

1. Bahaya mengancam nyawa

Tak sedikit polisi yang luka-luka dan tewas saat menjalankan tugasnya. Ini adalah risiko nyata yang harus dihadapi dari profesi polisi.

2. Tidak bisa libur seperti pegawai lain

Tidak ada kantor polisi yang libur pada Sabtu dan Minggu. Karena polisi melayani masyarakat otomatis, selalu ada setiap saat. Tak peduli tanggal merah atau libur nasional. Ia memang berkomitmen untuk melindungi masyarakat sehingga harus ada kapan pun. Maka dari itu seorang polisi tidak memiliki jadwal libur yang sama dengan pegawai lainnya.

Selain itu beberapa polisi juga tidak bisa mudik. Sebab mereka harus tetap stand by menjaga wilayah agar tetap aman.

3. Jauh dari keluarga

Banyak polisi yang harus rela hidup berkejauhan dengan keluarganya. Polisi sering mendapat penugasan di luar kota yang kadang bisa membuatnya jauh dari keluarga.

Setelah mengetahui keuntungan dan risiko di atas, apakah Anda masih mempunyai cita-cita menjadi polisi (mdk/vic)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP