240 pemuda bahas masa depan bangsa di Future Leader Summit 2014

Rabu, 21 Mei 2014 15:46 Reporter : Masithoh Azzahro Lutfiasari
240 pemuda bahas masa depan bangsa di Future Leader Summit 2014 FLS 2014. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - 240 pemuda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Future Leader Summit 2014. Konferensi yang diselenggarakan oleh Nusantara muda pada 16-18 Mei 2014 di Semarang ini diselenggarakan untuk meningkatkan peranan anak muda untuk memberi kontribusi terhadap bangsa dan negara. Hadir dua belas pembicara ternama di antaranya seperti penggiat HAM Melanie Subono, Ahmad Fuadi (penulis buku negeri lima menara), Handry Satriago (CEO General Electrics) dan Sruti Respati (Penggiat Seni).

M. Afif Ridwan, Ketua Pelaksana Future Leader Summit 2014 menuturkan harapannya agar FLS 2014 bisa menjadi bagian dari perubahan Indonesia. "Saat ini berbagai lembaga sedang membahas tentang bonus demografi, situasi di mana orang muda kita memiliki jumlah terbanyak dalam populasi nasional. Banyak lembaga menyatakan Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun 2030. Menurut saya, hal itu akan tercapai bila semua pihak berinvestasi dengan tepat dalam pengembangan kapasitas dan pengetahuan anak muda. Pemuda kini tidak hanya menjadi penonton, pemuda bisa berkontribusi sesuai dengan bidang masing-masing."

Artis dan penggiat Hak Asasi Manusia, Melanie Subono menuturkan tentang bagaimana anak muda perlu mulai mengaplikasikan konsep Hak Asasi Manusia dari hal-hal terkecil. "HAM itu simple kok. Se-simple kalau lo suka, lo lakuin. Kalau lo gak pengen orang lain benci terhadap lo, gak usah lo lakuin hal itu. Sampai saat ini, menurut gue HAM itu tidak ada teori pastinya dan bagi gue jika ingin ‘melihat’ dan menilai HAM lebih luas. Bergabunglah dengan seni dan media, sebab keduanya adalah jalan keluar yang paling pas."

Sementara itu secara terpisah Novelis Ahmad Fuadi berbagi tentang pentingnya pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran pendidikan dianggap sebagai solusi dari berbagai permasalahan bangsa yang hingga kini belum terselesaikan meski Indonesia telah merdeka lebih dari enam puluh tahun. "Pendidikan merupakan hal yang penting, karena pendidikan adalah kunci dari perubahan. Sebaik – baiknya orang yang sukses adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain."

Pada sesi grand summit Future Leader Summit 2014 hadir Handry Satriago, CEO General Electric. Handry Satriago menuturkan tentang pentingnya skill leadership bagi anak muda. Ia berpendapat, bangsa ini akan bisa maju bila para pemuda memiliki kemampuan untuk memimpin dengan baik. "Leadership adalah optimisme, kita perlu bermimpi untuk menjadikan Indonesia lebih maju dengan pemimpin masa depan yang memiliki daya juang dan selalu belajar dari kesusahan."

Selama tiga hari, para peserta Future Leader Summit 2014 menjalani serangkaian kegiatan. Pertama Disover session bertajuk membedah masalah bangsa dan welcoming session sebagai ucapan selamat datang dilaksanakan di hari pertama.  Selanjutnya berlangsung pula secara serentak enam room summit yang mengangkat enam isu berbeda bersamaan di antara, pendidikan, Hak Asasi Manusia, pengembangan bisnis, teknologi dan sosial media, seni dan budaya, juga lingkungan.

[mzh]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Karir
  3. Pengembangan Karir
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini