Brigadir J meninggal dunia di kediaman Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Kepergian Brigadir J ini pun meninggalkan banyak kejanggalan.
Brigadir J
Brigadir J meninggal dunia di kediaman Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Kepergian Brigadir J ini pun meninggalkan banyak kejanggalan.
Kuasa Hukum keluarga Brigadir J tidak terima dengan hasil autopsi yang telah dilakukan Polri. Menurut keluarga banyak ditemukan kejanggalan antara bekas luka dan fakta yang ada. Pihaknya juga meminta agar dilakukan autopsi ulang. Sebab keluarga merasa ada kejanggalan dari yang disampaikan pihak Kepolisian.
Dalam laporan tersebut juga telah dilampirkan bukti-bukti berupa foto dan surat keterangan. "Ditemukanlah ada beberapa sayatan, kemudian ada beberapa luka tembak, beberapa luka memar, ada pergeseran rahang, luka di bahu, ada luka sayatan di kaki, ada luka di telinga, luka sayatan di belakang, luka di jari-jari, luka membiru di perut kanan kiri atau di tulang rusuk dan sebagainya, luka menganga di sini di bahu dan pipi," kata Kamarudin, kuasa hukum keluarga Brigadir J.
Sedangkan, Kapolres Metro Jaksel, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menegaskan jika luka pada tubuh Brigadir J akibat senjata api. Budhi menyatakan dan menepis keraguan dari pihak keluarga Brigadir J. "Saya tegaskan semua luka yang ada pada tubuh Brigadir J berdasarkan hasil autopsi sementara berasal dari luka tembak," kata Budhi di Polres Jaksel, Selasa (12/7).
Lebih lanjut Budhi, memberikan keterangan jika autopsi sementara ditemukan 7 luka tembak masuk. Salah satunya adalah pada kelopak bawah mata kanan. Luka layaknya sayatan di kelopak bawah kanan itu akibat luka tembak yang masuk. Sementara luka pada jari juga diakibatkan lantaran senjata api. Belakangan, Kombes Budhi dicopot Kapolri dari posisi Kapolres Jaksel bersama dengan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dan Karopaminal Brigjen Hendra Kurniawan.
Pada Sabtu (23/7), Mabes Polri kemudian telah mengumumkan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat naik ke penyidikan. Perkembangan proses hukum ini usai polisi melakukan gelar perkara. Meski begitu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menegaskan, penyidik belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka atas kasus ini.
Seiring berjalannya proses hukum, makam Brigadir J sendiri rupanya ada sosok yang menjaganya selama 24 jam. Melalui unggahan di akun Facebook Roslin Emika, rekan juang PAC Bahar Grup dan DPD PBB Provinsi Jambi telah membantu dan ikut ambil bagian dalam penjagaan makam.
Dijelaskan pula, masyarakat saat ini sudah tidak boleh mengambil foto maupun video makam Brigadir J. Bahkan makam sudah dibuat garis polisi dan tanpa persetujuan keluarga, masyarakat tidak boleh mendekati makam demi keamanan. Hal ini dilakukan hingga autopsi ulang selesai dikerjakan dan jenazah Brigadir J kembali di makamkan.
Untuk rekan juang Pemuda Batak Bersatu (PBB) PAC Bahar Grup, pihak keluarga meminta kepada yang berjaga di makam untuk tetap mengenakan baju dinasnya.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengungkap pelaku HAM ditangkap di Lampung Timur dan RON di Pesawaran.
Baca Selengkapnya
Polresta Bulungan mengerahkan 380 personel gabungan untuk mengamankan Kenaikan Yesus Kristus 2026 di gereja-gereja Kabupaten Bulungan, memastikan kelancaran ibadah dan ketenangan jemaat.
Baca SelengkapnyaPolda Metro Jaya mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan 860 gereja dan titik keramaian saat libur Kenaikan Yesus Kristus.
Baca SelengkapnyaAsep Edi Suheri resmi naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polri. Kenaikan pangkat diumumkan melalui akun resmi Polda Metro Jaya.
Baca SelengkapnyaDari pengungkapan tersebut, kepolisian mengamankan barang bukti berupa 137.005 lembar uang rupiah palsu dan 17.267 lembar uang dolar palsu.
Baca Selengkapnya
Pemusnahan uang palsu dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi masyarakat dari peredaran uang ilegal.
Baca Selengkapnya
Pemusnahan uang palsu dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi masyarakat dari peredaran uang ilegal.
Baca SelengkapnyaUsai dievakuasi, belasan bayi tersebut kemudian dititipkan kepada seorang bidan yang diketahui berpraktik di kawasan Banyuraden.
Baca SelengkapnyaBrigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan penetapan tersangka dilakukan usai penyidik menemukan alat bukti baru.
Baca Selengkapnya
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis etomidate dan sabu di wilayah Tangerang, Banten, menangkap satu tersangka berinisial S.
Baca SelengkapnyaSaat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi brutal tersebut.
Baca SelengkapnyaSeragam personel ini diharapkan dapat disiapkan untuk personel yang memiliki tugas di daerah rawan konflik atau memiliki potensi kerusuhan.
Baca Selengkapnya