Suasana Gereja Sion yang berada di sudut Jalan Pangeran Jayakarta, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (23/12/2022). Gereja Sion dikenal juga dengan nama Portygeesche Buintenkerk atau Gereja Portugis.
sejarah
Suasana Gereja Sion yang berada di sudut Jalan Pangeran Jayakarta, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (23/12/2022). Gereja Sion dikenal juga dengan nama Portygeesche Buintenkerk atau Gereja Portugis.
Rumah ibadah berusia 326 tahun ini disebut Gereja Portugis bermula dari kapal-kapal Portugis yang sering singgah di pelabuhan Sunda Kelapa.
Bangunan gereja ini memiliki kemegahan arsitektur serta daya tahan yang kokoh karena pondasinya ditopang oleh 10.000 kayu dolken.
Pada akhir abad ke-17 kawasan ini merupakan kawasan elit dan banyak bangunan rumah mewah dengan halaman mewah.
Diketahui gereja ini dibangun oleh orang Belanda yang dalam proses pembangunannya telah memakan waktu sekitar dua tahun, yakni dari Oktober 1693 hingga Oktober 1695.
Setelah selesai dibangun pada 1695 gereja ini diresmikan pada Minggu, 23 Oktober 1695 dengan dihadiri gubernur jenderal Willem van Outhoorn dan pemberkatan oleh Pendeta Theodorus Zas.
Kemudian setelah Indonesia Merdeka, gereja ini berganti nama dari Portugreesche Buitenkerk menjadi Gereja Portugis.
Tampak lonceng Gereja Sion yang berada di halamannya yang luas. Bangunan gereja bergaya arsitektur khas Eropa ini memiliki luas 6.275 meter persegi.
Prasasti Gubernur Jenderal Henric Zwaardecroon pada tahun 1920 terlihat di halaman Gereja Sion. Gereja ini termasuk dalam kategori bangunan cagar budaya golongan A yang dilindungi.
International Jam Gadang Fun Run 2026 sukses digelar di Bukittinggi, menarik ribuan pelari dari berbagai negara dan komunitas, sekaligus merayakan 100 tahun ikon Jam Gadang dengan semangat persahabatan.
Baca SelengkapnyaSejarah pernah mencatat tragedi kapal Mavi Marmara pada Mei 2010 yang diserang Israel hingga menewaskan 10 aktivis, terbanyak dari Turki.
Baca Selengkapnya
Museum Marsinah di Nganjuk resmi dibuka, diharapkan menjadi destinasi wisata edukatif baru yang membangkitkan perekonomian lokal sekaligus mengabadikan jejak perjuangan Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah.
Baca Selengkapnya
Anggota DPR RI mendorong Kabupaten Siak menjadi wajah wisata budaya Melayu di Indonesia, menyoroti kekuatan sejarah dan peradaban Melayu yang unik untuk penguatan branding pariwisata nasional.
Baca Selengkapnya
Ternyata, di masa lalu, China kuno telah memiliki layanan pengantaran makanan yang mirip dengan ojek online, jauh sebelum adanya teknologi internet.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara sebagai momentum refleksi perjuangan pahlawan dan pemaknaan kedaulatan di era modern.
Baca Selengkapnya
Temukan Pesona Bursa, kota bersejarah di Turki yang memadukan warisan Kekaisaran Ottoman dengan keindahan alam menakjubkan. Jelajahi Iznik hingga Gunung Uludag yang memukau.
Baca Selengkapnya
Telusuri sejarah inspiratif Masjid Shirathal Mustaqiem Samarinda, dari sebuah kampung maksiat menjadi pusat ibadah tertua berkat keteladanan ulama Said Abdurachman bin Assegaf, Pangeran Bendahara.
Baca Selengkapnya
Wakil Ketua DPRD Jabar menyoroti nilai historis Kelenteng Jamblang Cirebon, bangunan kuno yang menjadi saksi bisu perpaduan budaya dan agama di Tanah Pasundan.
Baca Selengkapnya
Masyarakat Tionghoa di Aceh Tamiang merayakan Tahun Baru Imlek 2577 dengan sederhana di Kelenteng Seruway, menyusul pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Baca Selengkapnya
Soekarno Run 2026 mengukir sejarah dengan memberikan beasiswa pendidikan senilai Rp100 juta kepada 20 pelari pelajar tercepat, menegaskan komitmen pada prestasi dan akses pendidikan bagi generasi muda.
Baca SelengkapnyaLonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Yogyakarta tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata.
Baca Selengkapnya