Pekerja Honorer DKI Jakarta memakai kain ikat kepala saat menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9). Dalam aksinya, mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta segera mengangkat mereka menjadi PNS.
Demo
Pekerja Honorer DKI Jakarta memakai kain ikat kepala saat menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9). Dalam aksinya, mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta segera mengangkat mereka menjadi PNS.
Massa Honorer DKI Jakarta berorasi saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta memadati depan kantor Balai Kota, Jakarta saat menggelar aksi demonstrasi.
Massa Honorer DKI Jakarta membawa poster saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta menunjukkan poster saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Pekerja Honorer DKI Jakarta saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta menunjukkan poster saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta membentangkan spanduk saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta menunjukkan poster saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta menunjukkan poster saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Massa Honorer DKI Jakarta menunjukkan poster saat menggelar aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/9).
Setelah menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa sejumlah tuntutan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.
Baca SelengkapnyaSetibanya di lokasi, para peserta membentangkan berbagai spanduk yang memuat tuntutan kepada pemerintah.
Baca SelengkapnyaKarena itu, BEM SI Kerakyatan belum mengambil keputusan untuk bergabung dalam aksi yang rencananya digelar sejumlah elemen mahasiswa.
Baca SelengkapnyaAksi tersebut merupakan hasil konsolidasi terakhir yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada Rabu (10/6/2026) malam.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 607 personel gabungan untuk mengamankan tiga aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional.
Baca SelengkapnyaDalam aksi tersebut, tiga mahasiswa melakukan aksi simbolik dengan menjahit mulut sebagai bentuk protes.
Baca SelengkapnyaBelakangan narasi yang menyebut bakal ada demo besar seperti zaman reformasi 1998 semakin menguat di tengah masyarakat.
Baca SelengkapnyaAksi pemukulan dilakukan AR terhadap anggota kepolisian terekam kamera dan viral di media sosial.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 584 personel gabungan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di DPR/MPR RI dan Kantor BGN RI, Jakarta Pusat.
Baca SelengkapnyaDirektur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Ade Sapari menyebut penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut.
Baca SelengkapnyaFebby menyampaikan, skema penyaluran beras untuk ASN sebenarnya sudah dilakukan di sebagian daerah.
Baca SelengkapnyaHal ini karena ada sejumlah mahasiswa menggelar aksi di Gedung Kemdiktisaintek dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Baca Selengkapnya