Poseidon, dewa laut di mitologi Yunani juga dikenal dengan nama Sang Pengguncang Bumi. Pasalnya, dia kerap menimbulkan gempa bumi dan tsunami dahsyat dengan hantaman trisula miliknya. Biasanya bencana alam ini terjadi saat dia lagi bad mood.
Mitos
Poseidon, dewa laut di mitologi Yunani juga dikenal dengan nama Sang Pengguncang Bumi. Pasalnya, dia kerap menimbulkan gempa bumi dan tsunami dahsyat dengan hantaman trisula miliknya. Biasanya bencana alam ini terjadi saat dia lagi bad mood.
Pada mitologi Nordik, ada kisah Loki, sang dewa keonaran yang dikurung di gua di tengah laut gara-gara membunuh Balder, dewa kecantikan dan cahaya. Seekor ular berbisa ditempatkan di atas kepalanya. Setiap ular itu meneteskan racun ke wajahnya, Loki meronta-ronta dan menggetarkan bumi.
Orang-orang Mesir kuno memuja Geb sebagai dewa bumi. Dia adalah sesosok pria berjenggot dengan seekor angsa di kepalanya. Dipercaya sebagai kekuatan alam yang mampu menyuburkan bumi, orang Mesir di zaman itu percaya kalau gempa bumi disebabkan oleh tawa menggelegar Geb.
Lain lagi legenda asal-usul gempa dari mitologi Jepang. Konon, gempa bumi disebabkan oleh gerakan Namazu, seekor lele raksasa yang disegel Dewa Kashima di lapisan lumpur yang terletak di bawah permukaan tanah. Apabila segel Kashima melemah, Namazu akan berontak dan menimbulkan gempa dahsyat.
Menurut mitologi dari suku Maori dari Selandia Baru, bumi adalah seorang ibu yang tengah mengandung dewa bernama Ru. Saat Ru menendang-nendang perut ibunya, bumi akan terguncang hebat.
Di Rusia dan Siberia, ada kisah dewa bernama Tuli yang mengendarai kereta luncur berisi bumi. Karena ditarik anjing-anjing kutuan, kereta bakal bergerak heboh setiap binatang-binatang tersebut menggaruk badan mereka dan menyebabkan bumi bergetar.
Lalu, ada legenda babi hutan, kura-kura, sapi, gajah, dan ular dari India. Konon, babi hutan menyangga bumi dengan taringnya, ular dengan tujuh kepalanya, sapi dengan tanduknya, dan delapan ekor gajah yang menopang bumi di punggung mereka sambil berdiri di atas tempurung kura-kura. Saat salah satu hewan ini berganti posisi, bumi akan bergeser dan terjadilah gempa.
Menurut legenda bangsa Rumania, bumi bersandar di atas pilar-pilar yang terbangun dari harapan, kepercayaan, dan amal manusia. Saat ketiga amalan baik itu semakin berkurang, pilar-pilar itu akan melemah. Jika salah satu pilar itu retak, saat itulah gempa bumi terjadi.
Tidak kalah unik dari mitos lainnya, orang Mozambik mempunyai kepercayaan kalau bumi adalah makhluk hidup seperti halnya manusia. Saat sedang demam, bumi yang menggigil akan menggetarkan tubuhnya. Begitu juga saat sedang riang, aliran semangat yang membuat tubuhnya menggelenyar bakal dirasakan oleh makhluk-makhluk renik yang hidup di atasnya.
Terakhir, ada mitos dari tanah Sulawesi yang tak kalah unik. Konon, bumi berdiri di punggung seeekor babirusa raksasa. Bumi akan bergetar jika si babirusa menggosok-gosokan tubuhnya yang terasa gatal di pohon palem.
Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, menyayangkan ketidakhadiran Pimpinan Daerah di Penas KTNA saat wilayahnya dilanda gempa dan banjir, mendesak penanganan darurat.
Baca Selengkapnya
Mensesneg Prasetyo mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Baca SelengkapnyaHantaman gempa akibat percabangan sesar dangkal tersebut mengakibatkan 67 rumah warga rusak.
Baca Selengkapnya
Hingga pukul 12.00 WIB, laporan yang diterima masih terbatas pada kerusakan non-struktural dengan kategori sedang.
Baca Selengkapnya
Kantor bupati dan universitas mengalami kerusakan yang signifikan akibat bencana yang baru saja terjadi.
Baca Selengkapnya
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan aktivitas gempa susulan masih terus terpantau hingga siang hari.
Baca Selengkapnya
Gempa berkekuatan 6,7 mengguncang Palu, menyebabkan kepanikan di kalangan warga dan mendorong evakuasi pasien di RS Samaritan.
Baca Selengkapnya
Pusat gempa terletak sekitar 42 kilometer di tenggara Palu dan memiliki kedalaman 10 kilometer.
Baca Selengkapnya
Tim penyelamat masih berupaya menemukan korban yang tertimbun reruntuhan pascagempa dahsyat di Filipina Selatan.
Baca Selengkapnya
Selain jumlah korban jiwa yang meningkat, pihak berwenang di Filipina juga melaporkan bahwa ratusan orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Baca SelengkapnyaSelain rumah rusak ringan, terinformasi juga ada tiga warga yang mengalami luka ringan.
Baca SelengkapnyaHasil pemantauan BPBD Gorontalo di lapangan menunjukkan kenaikan muka air laut di beberapa titik, termasuk di Kecamatan Kwandang dan Kecamatan Ponelo Kepulauan.
Baca Selengkapnya