Mave Grace (kanan) bersama sang adik yang baru berusia dua tahun, Racahele-Ngabausi di Kamp Pengungsi Internal, Bunia, Provinsi Ituri, Kongo pada 12 April 2018. Peristiwa mencekam itu masih teringat di benak Grace. Pada malam itu, para penyerang datang ke desanya dengan membawa parang. Dengan membabi buta, mereka menyerang siapa saja.