Seorang seniman China Kong Ning mengenakan kostumnya yang terbuat dari ratusan "toa" plastik berorasi selama melakukan aksi unjuk rasa polusi udara yang makin membahayakan di Beijing, China (7/12).
China
Seorang seniman China Kong Ning mengenakan kostumnya yang terbuat dari ratusan "toa" plastik berorasi selama melakukan aksi unjuk rasa polusi udara yang makin membahayakan di Beijing, China (7/12).
Aksi unjuk rasa unik Kong Ning ini sampai mengundang banyak perhatian para pejalan kaki.
Aksi unjuk rasa Kong yang mengangkat tema "The Orange Horns Bride Marries the Blue Sky" ini dia dilakukan dengan berkeliling jalanan Kota Beijing.
Dia mengenakan pakaian oranye berbahan plastik yang menandakan warna polusi level tertinggi di Beijing.
Asisten Kong membantu mengenakan pakaiannya yang terbuat dari ratusan "toa" plastik berwarna oranye.
Aparat kepolisian yang berjaga kemudian bergerak membubarkan massa untuk mengendalikan situasi.
Baca Selengkapnya
Dalam pemeriksaan itu, Abdi mengakui bahwa ia telah menerima uang sebesar Rp 20 juta.
Baca SelengkapnyaDia menyebut anak-anak yang mengikuti demo tak mengetahui apa isi tuntutan yang disampaikan massa lainnya.
Baca SelengkapnyaSelain mendukung mereka juga mendesak pemerintah memperkuat pengawasan dalam pelaksanaannya.
Baca SelengkapnyaDPD IMM Riau menilai peristiwa tersebut perlu menjadi perhatian serius karena menyangkut pelaksanaan pengamanan di ruang publik.
Baca SelengkapnyaRibuan personel tersebut disiagakan untuk menjaga keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Baca SelengkapnyaNever-Ending Summer menampilkan chemistry visual, membawa totalitas romansa dan dilema batin dalam menghadapi pertemuan kembali setelah satu dekade
Baca SelengkapnyaMenurut jadwal, aksi pertama digelar Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Cawan Selatan Monas, Gambir.
Baca SelengkapnyaKepolisian menegaskan tidak melarang demonstrasi dengan tidak mengganggu dan mencelakakkan orang lain.
Baca SelengkapnyaMaka, penyampaian pendapat diminta dilakukan secara tertib, santun, serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat umum maupun merusak fasilitas publik.
Baca SelengkapnyaAksi yang berlangsung di salah satu titik lalu lintas utama tersebut sempat menyebabkan penutupan sementara ruas jalan menuju Jalan Ir. H. Juanda (Dago).
Baca SelengkapnyaNahdah menilai, alokasi anggaran negara selama ini belum banyak menyentuh kebutuhan fundamental.
Baca Selengkapnya