Warga Suriah Kristen dipaksa masuk Islam oleh pemberontak

Senin, 9 September 2013 10:05 Reporter : Ardini Maharani
Warga Suriah Kristen dipaksa masuk Islam oleh pemberontak Konflik Suriah. ©Reuters

Merdeka.com - Umat Kristen di Suriah mengaku dipaksa masuk Islam oleh tentara pemberontak. Jika tidak mereka akan dibunuh.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (9/9), oposisi diperkuat oleh Al Qaidah menguasai Desa Maaloula setelah bertempur dengan pasukan Presiden Basyar al-Assad. Ini menyulut kekhawatiran sebab barat terus mendukung pemberontak yang makin banyak disusupi ekstremis.

Salah satu warga Maaloula mengatakan pemberontak diantaranya berjanggut dan bertakbir sembari menghancurkan gereja dan menyerang sejumlah rumah warga Kristen.

"Mereka menembaki dan membunuh orang. Aku mendengar suara tembakan dan melihat tiga mayat tergeletak di tengah jalan. Presiden Barack Hussein Obama malah mendukung mereka?" ujar salah seorang warga.

Dalam sebuah video diunggah di Internet tentara pemberontak berbicara di depan kamera mereka akan membersihkan Maaloula dari pendukung Assad. Namun kantor berita Suriah mengklaim pasukan pemberontak bisa dipukul mundur. [din]

Topik berita Terkait:
  1. Konflik Suriah
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini