Ukraina dan Rusia Sepakati Pertukaran Tawanan Terbesar Sejak Perang

Kamis, 30 Juni 2022 10:04 Reporter : Hari Ariyanti
Ukraina dan Rusia Sepakati Pertukaran Tawanan Terbesar Sejak Perang Para tahanan berbaris di pinggir jalan di Zaporizhzhia, Ukraina, 29 Juni 2022. ©Courtesy of Ukraine's Military Intelligence/Handout via Reuters

Merdeka.com - Ukraina dan Rusia bersepakat melakukan pertukaran tahanan perang pada Rabu, dan Ukraina berhasil membebaskan 144 tentaranya, termasuk 95 orang yang bertarung di pabrik baja Mariupol. Ini merupakan pertukaran tawanan perang terbesar sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu.

Badan intelijen militer Ukraina atau GUR menyampaikan di Telegram, mayoritas tentara Ukraina yang dibebaskan itu luka parah, mengalami luka tembak, dan terkena serpiha, juga ada yang mengalami trauma karena ledakan, luka bakar, patah tulang, dan lengan teramputasi.

Rusia belum menanggapi terkait pertukaran tawanan ini.

Namun pimpinan Republik Rakyat Donetsk di Ukraina timur yang memerdekakan diri mengatakan pihaknya mengamankan pembebasan 144 tentara, termasuk pejuangnya dan tentara Rusia.

"Kami menyerahkan tahanan dengan jumlah sama ke Kiev dari unit (pasukan) bersenjata Ukraina, sebagian besar dai mereka terluka," jelasnya, dikutip dari Reuters, Kamis (30/6).

Ratusan lebih pasukan Ukraina diperkirakan masih ditahan oleh Rusia dan separatis pro Moskow di Ukraina timur, namun keberadaan mereka tidak diketahui.

Kiev mengkhawatirkan nasib ratusan pejuangnya dari resimen Azov yang berperan penting mempertahankan Mariupol dan pabrik baja Azovstal sebelum terkepung dan akhirnya menyerahkan senjata mereka.

Pertukaran tawanan perang ini termasuk penyerahan 43 anggota resimen Azov, unit Garda Nasional yang disebut Rusia merupakan batalion sayap kanan berbahaya. Ini menjadi tanda bagi Ukraina masih ada harapan pembebasan pejuang lainnya dari unit tersebut.

Baca juga:
Jokowi Sampaikan Undangan KTT G20 Indonesia ke Presiden Ukraina Zelenskyy
Usai Bertemu Presiden Ukraina Zelenskyy, Jokowi Lanjutkan Perjalanan ke Rusia
Indonesia akan Bantu Renovasi Rumah Sakit Ukraina yang Rusak Akibat Perang
Jokowi Susuri Bangunan Hancur di Ukraina, Harap Tak Ada Lagi Kota Rusak Akibat Perang
Ma'ruf Amin: Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina Bersejarah Bagi Indonesia
Jokowi Blusukan Lihat Gedung Porak-poranda di Ukraina Akibat Perang
Rusia Sebut yang Dirudal Gudang Senjata dari AS-Eropa, Bukan Mal Ukraina

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini