Udara dingin ekstrem landa Eropa, 60 orang tewas kedinginan

Reporter : Yulistyo Pratomo | Rabu, 11 Januari 2017 18:15
Udara dingin ekstrem landa Eropa, 60 orang tewas kedinginan
Badai salju. ©Reuters/Mohamed Alhwaity

Merdeka.com - Benua Eropa kini tengah dilanda cuaca ekstrem, di mana temperatur berada di titik beku hingga menewaskan 60 orang. Fenomena alam ini tak hanya terjadi di negara yang berada dekat dengan kutub utara, tapi juga sampai ke Rumania hingga Inggris.

Pergi.com bagi-bagi voucher tiket pesawat Rp 100,000Dilansir The Telegraph, Rabu (11/1), sebagian besar korban tewas merupakan gelandangan atau orang-orang terlantar. Selain itu ada juga golongan rentan maupun lanjut usia. Mereka rata-rata tewas akibat cuaca ekstrem, hipotermia, penyakit atau kecelakaan.

Udara dingin tersebut membuat pemerintah Rumania menghentikan lalu lintas perkapalan di sepanjang 565 mil Sungai Danuber karena seluruhnya tertutup dengan es, dan menutup jalur di Sungai Sava dari Serbia.

Di Polandia, dilaporkan 20 orang tewas sejak udara dingin mulai menyelimuti negara itu. Kondisi ini diperparah dengan kabut tebal yang menyebabkan sejumlah sekolah dan pelayanan kesehatan di Rubnik ditutup. Sementara, pemerintah menyiapkan transportasi gratis untuk mengurangi polusi.

Di Macedonia Tiga orang ditemukan tewas dalam beberapa hari terakhir akibat temperatur yang mencapai minus 20 derajat celcius. Pria gelandangan berusia 68 tahun tewas dalam kondisi membeku di Skopje, kemudian pria 60 tahun tewas di depan rumahnya di selatan Kota Strumica. Seorang wanita berusia 80 tahun ditemukan tak bernyawa di timur Macedonia.

Kejadian itu membuat pemerintah telah mengumumkan para gelandangan untuk menghangatkan diri di penampungan atau sekolah terdekat.

Di Serbia, pemerintah mengungkapkan pria berusia 88 tahun dan putranya yang berusia 64 tahun tewas karena kedinginan di Desa Duga Poljana, cuaca di kawasan ini dilaporkan paling parah dibandingkan wilayah lainnya. Televisi nasional melaporkan, dua korban tersebut merupakan warga miskin, mereka ditemukan oleh pengantar roti dari desa tetangga,.

Sedikitnya lima orang tewas di Albania, di mana salju muncul untuk pertama kalinya di selatan Kota Sarada sejak 32 tahun terakhir. Pria gelandangan ditemukan tewas di Kota Korca.

Sementara, temperatur terendah membuat akses dari dan ke Kota Bulqize terputus akibat salju yang tebal. Sejumlah penduduk di kota ini harus bertahan hidup dengan listrik dan air yang sudah dihentikan operasionalnya, helikopter dari militer terus bergerak mengirimkan bantuan di kota yang berada di pegunungan itu.

Pemerintah Lesbos, Yunani menyatakan akan mengevakuasi 250 pengungsi dari tenda perkemahan detensi menuju kamar hotel yang kosong. Tindakan ini dilakukan setelah salju lebat terus berjatuhan di negara itu, kebijakan ini diambil setelah mendapatkan kritik dari banyak lembaga bantuan.

"Kami mengecam kondisi yang dihadapi pengungsi di Lesbos sangat tidak manusiawi. Mereka hidup di lumpur dan salju, tidur di tenda sempit bersamaan dan menyalakan api di dalamnya agar tetap hangat," keluh seorang dokter rumah sakit umum.

Pemerintah Yunani sendiri menyatakan telah mengirimkan kapal angkatan lautnya ke Lesbos untuk dijadikan tempat perlindungan bagi penduduk. Sementara sejumlah penerbangan di kota kedua terbesar di negeri itu, Thessaloniki dibatalkan. Negara juga sudah mengumumkan kondisi darurat bagi beberapa wilayah.

Butiran salju juga terjadi di kota kuno Acropolis di Athena, dan membuat sejumlah sekolah ditutup. Sementara, 10 penampungan hangat dibangun untuk kaum gelandangan.

Seorang lainnya juga dilaporkan tewas di Istanbul setelah tertimpa kanopi sebuah masjid akibat angin kencang dan tumpukan salju. Peristiwa itu berlangsung saat korban tengah mengikuti upacara pemakaman dekat bandara utama Istanbul, bersama 10 orang lainnya.

Di Rumania, wali kota Bucharest memerintahkan sekolah-sekolah untuk tetap ditutup untuk sisa liburan. Sedangkan negara tengah berjuang untuk menghadapi udara yang beku karena telah menyebabkan penundaan perjalanan, pemadaman listrik dan lonjakan permintaan untuk gas alam dan listrik.

Sedangkan Met Office, BMKG Inggris, telah mengeluarkan peringatan bahaya cuaca angin dan salju terhadap sejumlah lokasi di Skotlandia dan Inggris utara, karena cuaca dingin diperkirakan akan tiba di Inggris hari ini.

Suhu dan dan udara dingin diperkirakan akan menyebar ke selatan melalui Minggu (15/1), disertai angin kencang di bagian, sejumlah pengendara juga diminta berhati-hati saat mengemudi karena salju dan udara dingin bisa membahayakan nyawa mereka.

Baca juga:
Uji adrenalin memanjat air terjun beku di Metabief
Cuaca ekstrem, air terjun di Kosovo membeku
Suhu minus 24 derajat celsius bikin wajah pelari Rusia ini 'membeku'
Aceh Singkil diguyur hujan lebat, BPBD minta nelayan waspada
Cuaca buruk, BMKG minta nelayan Aceh waspada gelombang laut tinggi

[tyo]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Cuaca Ekstrem# Jakarta

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE