Tembok stadion sepakbola di Senegal roboh, 8 suporter tewas
Merdeka.com - Delapan orang tewas setelah tembok di sebuah stadion sepak bola di Senegal, Dakar, Afrika Barat, roboh. Mereka tewas tertimbun tembok yang hancur akibat bentrokan antarpendukung pada pertandingan final piala liga primer Senegal.
Selain korban tewas, 60 orang lain juga mengalami cedera dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menerima perawatan.
Menurut keterangan saksi mata, bentrokan terjadi antara pendukung tim lokal AS Ouakam dan Stade de Mbour. Pada masa perpanjangan waktu, pendukung Oukam mulai melempar batu ke suporter Staede de Mbour. Kericuhan terus terjadi sampai tembok stadion roboh dan menimpa para penonton.
"Tiba-tiba saja tembok runtuh dan kami tahu persis bahwa sebagian dari penonton kehilangan nyawa karena dinding itu langsung jatuh menimpa orang-orang," kata saksi mata yang membantu proses evakuasi, Cheikh Maba Diop, seperti dilansir dari laman Telegraph, Minggu (16/7).
Kejadian itu membuat panik orang-orang sekitar. Para suporter klub sepak bola secara terburu-buru mengosongkan tempat duduk mereka dan berlarian menuju ke pintu keluar untuk menyelamatkan diri. Polisi di lokasi pun langsung menembakkan gas air mata agar keributan dihentikan.
Sementara itu, tim pemadam kebakaran dan ambulans segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Menteri Olahraga Matar Ba secara tegas mengecam bentrokan yang memakan korban jiwa itu. Dia juga berjanji akan melakukan berbagai upaya agar kerusuhan semacam ini tidak terulang kembali.
"Saya berjanji akan menindak tegas orang yang menyebabkan pertandingan berakhir ricuh agar tidak membuatnya kembali terulang," imbuh Ba. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya