Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum Wafat, Habibie Diabadikan Jadi Nama Jembatan di Timor Leste

Sebelum Wafat, Habibie Diabadikan Jadi Nama Jembatan di Timor Leste jembatan habibie di timor leste. ©PUPR

Merdeka.com - Bapak teknologi sekaligus Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie meninggal dunia kemarin di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta karena gagal jantung. Habibie tutup usia pada umur 83 tahun.

Wafatnya Habibie hanya berselang satu bulan setelah sebuah jembatan atas namanya di Timor Leste diresmikan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Utusan Khusus Presiden RI untuk menghadiri Peringatan ke-20 Hari Pelaksanaan Jajak Pendapat di Dili, 29 Agustus lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menghadiri peresmian "Jembatan B.J. Habibie" di Desa Bidau Sant'ana, Dili.

Jembatan yang memiliki panjang 540 meter, lebar 8 meter dan 2 jalur ini, dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Timor Leste dengan anggaran USD 3,9 juta.

Dalam pernyataan resminya, Menteri Basuki menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan BJ Habibie di negara tetangga Indonesia tersebut merupakan bukti bentuk kecintaan bangsa Timor Leste terhadap sosok negarawan ini.

"Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia memenuhi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 tahun Jajak Pendapat Timor Leste. Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama 'B.J. Habibie', ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya Bapak Habibie," kata Menteri Basuki.

Meneruskan pesan dari Jokowi, Menteri PUPR mengatakan agar Indonesia dan Timor Leste dapat terus meningkatkan kerja sama ekonomi pada kawasan perbatasan, seperti di Motaain, Motamasin, dan Wini.

Reporter: Afra Augesti

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP