Anak-anak Libya masih menggunakan metode pembelajaran Alquran dengan papan kayu hingga sekarang.
Advertisement
Di sebuah masjid di Tripoli, Libya, sejumlah anak masih belajar membaca dan menulis ayat-ayat Alquran menggunakan cara yang unik, yaitu papan kayu selama bulan suci Ramadhan pada tanggal 3 April 2023. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930853/original/058044100_1782960402-1712267157880-cd8owh.jpg)
Advertisement
Selama proses pembelajaran, anak-anak akan duduk berjajar dan dipandu oleh seorang ustaz. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930854/original/096304100_1782960402-1712270131863-p5uiq.jpg)
Advertisement
Anak-anak Libya masih menggunakan metode pembelajaran Alquran zaman nabi dengan memakai papan kayu hingga sekarang. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930855/original/018255600_1782960403-1712271324410-12vyk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930856/original/070520700_1782960403-1712267223809-508jt.jpg)
Metode menulis di kayu ini tidak hanya membantu anak-anak dalam belajar membaca dan menulis Alquran, tetapi juga dapat melatih mereka untuk menghapal Alquran. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930857/original/000911700_1782960404-1712267263240-ra11l.jpg)
Pada zaman Rasulullah Muhammad SAW, para sahabat menulis Alquran di atas berbagai media seperti lembaran kulit hewan, batang kayu, tulang, batu, dan lain sebagainya. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
Advertisement
Hal ini dikarenakan kertas merupakan barang langka pada masa itu. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930858/original/030568000_1782960404-1712270016701-9jm89.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930859/original/060094200_1782960404-1712269953737-yr2ob.jpg)
Seorang ustaz memandu muridnya selama proses pembelajaran dengan Alquran papan kayu. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930861/original/079095800_1782960404-1712270124175-thxqf.jpg)
Seorang anak laki-laki saat belajar membaca ayat-ayat suci Alquran dari papan kayu dengan dipandu oleh seorang ustaz di sebuah sekolah di Misrata, Libya. 3 April 2024. Foto: REUTERS / Ayman al-Sahili

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8930851/original/021448500_1782960402-1712270087568-239w.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215146/original/082316400_1746794162-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379444/original/037729800_1792627796-Demo_pelajar_di_Yunani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376198/original/070880000_1792312230-AP26290534189154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319019/original/009271200_1755502147-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374231/original/061210200_1792040969-000_D3A22KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9371109/original/032008900_1791759069-download__1_.jpg)