Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah

Di hadapan warga muslim Paus Fransiskus mengatakan Islam dan Kristen adalah saudara.

Iqbal Nugroho
Oleh Iqbal Nugroho - Editor
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Paus Fransiskus didampingi Imam Masjid Koudoukou, Tidiani Moussa Naibi saat menyapa warga di lingkungan mayoritas muslim PK5, Bangui, Republik Afrika Tengah, Senin (30/11). Dalam kunjungannya ke Republik Afrika Tengah, Paus Fransiskus mampir ke wilayah mayoritas muslim yang diketahui lokasi paling berbahaya di negara tengah dilanda konflik tersebut. ©Reuters
1 dari 6 halaman
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Kerumunan warga saat menyaksikan kedatangan Paus Fransiskus di distrik PK5, Bangui, Republik Afrika Tengah, Senin (30/11). ©Reuters
2 dari 6 halaman
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Paus Fransiskus terlihat duduk bersama Imam Masjid Koudoukou, Tidiani Moussa Naibi saat berkunjung tempat ibadah muslim terbesar di Bangui tersebut. ©Reuters
3 dari 6 halaman
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Warga muslim membaca Alquran saat menunggu kedatangan Paus Franiskus di Masjid Koudoukou, PK5, Bangui (30/11). ©Reuters
4 dari 6 halaman
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Dalam pidatonya, Paus Fransiskus menyatakan umat muslim dan Kristen bersaudara, sepakat untuk mengatakan tidak terhadap kekerasan dan kebencian. ©Reuters
5 dari 6 halaman
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Paus Fransiskus menyapa warga usai berkunjung ke Masjid Koudoukou, PK5, Bangui (30/11). ©AFP PHOTO
6 dari 6 halaman
Keakraban Paus Fransiskus duduk bersama imam masjid di Afrika Tengah
Tentara perdamaian berada di menara masjid saat mengamankan kunjungan Paus Fransiskus di PK5, Bangui (30/11). ©Reuters
Rekomendasi