Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki Moon meminta perang antara Arab Saudi dan pemberontak Houthi di Yaman dihentikan selama Ramadan. Dia mengatakan hal itu harus dilakukan kedua negara yang tengah berperang agar tercipta kedamaian dunia.
Dilansir dari Huffington Post, Senin (15/6), Ban yang ditemui di Ibu Kota Jenewa, Swiss ini mengatakan, PBB menekankan pentingnya ada rasa damai selama bulan Ramadan ini.
"Kedamaian itu tak cukup hanya saya yang mengatakan, namun perlu kesadaran juga dari seluruh warga Yaman," katanya.
Ban menyerukan para kelompok-kelompok bersenjata segera angkat kaki dari Yaman, dan berdiam diri dalam damai.
Pertikaian di Yaman terjadi sejak akhir tahun lalu, ketika Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi diasingkan demi keselamatan. Para pemberontak ini meminta demokrasi terjadi di negara mereka.
Pertempuran semakin sengit kala Liga Arab serbu para pemberontak Houthi di Yaman. Dengan peralatan canggih, mereka menggempur habis Ibu Kota Sanaa.
Hingga kini, perseteruan tersebut belum selesai, malah semakin memanas kala Arab Saudi dibantu Israel untuk 'mengembalikan' Yaman dari pemberontak Syiah yang dikenal dengan pemberontak Houthi.