Penembakan Tempat Spa di Atlanta, 6 dari 8 Korban Tewas Adalah Warga Keturunan Asia

Kamis, 18 Maret 2021 11:00 Reporter : Hari Ariyanti
Penembakan Tempat Spa di Atlanta, 6 dari 8 Korban Tewas Adalah Warga Keturunan Asia Gold Spa, TKP penembakan massal. ©Dustin Chambers/Reuters

Merdeka.com - Delapan orang, enam dari mereka merupakan perempuan keturunan Asia, ditembak mati dalam serangkaian serangan di tempat spa di dan sekitar Atlanta, Amerika Serikat. Seorang pria yang menjadi tersangka penembakan ditangkap di Georgia selatan. Demikian disampaikan kepolisian.

Walaupun pihak berwenang menolak menyebutkan motif serangan, hal ini mendorong unit kontra terorisme Departemen Kepolisian New York (NYPD) mengumumkan pengerahan patroli tambahan di komunitas masyarakat Asia di wilayah itu sebagai tindakan pencegahan.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyampaikan, konsulat jenderal mereka di Atlanta telah mengonfirmasi para korban termasuk empat perempuan keturunan Korea tapi mereka tengah memverfikasi kewarganegaraan korban.

Pertumpahan darah dimulai sekitar jam lima sore pada Selasa ketika empat orang dibunuh dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan di Young's Asian Massage di Cherokee County, sekitar 40 mil utara Atlanta. Demikian disampaikan Kapten Jay Baker dari Departemen Kepolisian Cherokee County, dikutip dari Reuters, Kamis (18/3).

Dua perempuan keturunan Asia termasuk korban tewas, bersama seorang perempuan kulit putih dan seorang pria kulit putih. Baker menambahkan, korban selamat seorang pria Hispanik.

Di Atlanta, ibu kota negara bagian, petugas polisi merespons sebuah panggilan berisi laporan "perampokan sedang berlangsung" sesaat sebelum jam enam sore. Polisi tiba di salon kecantikan Gold Spa dan menemukan tiga perempuan ditembak mati. Demikian disampaikan kepala Polisi Rodney Bryant kepada wartawan.

Bryant mengatakan, saat menyelidiki laporan awal, petugas polisi dihubungi untuk menuju ke tempat spa lainnya di seberang jalan di mana seorang perempuan ditemukan tewas karena luka tembak. Empat perempuan yang tewas di Atlanta merupakan keturunan Asia.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, yang sedang berkunjung ke Korea Selatan pada Rabu, menyampaikan belasungkawa.

“Kami dikejutkan dengan kekerasan ini yang tak punya tempat di Amerika atau di manapun,” jelas Blinken kepada Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Chung Eui-yong.

Kekerasan ini terjadi beberapa hari setelah Presiden AS, Joe Biden mengutuk ujaran kebencian dan diskriminasi terhadap warga Asia-Amerika dalam pidatonya yang disiarkan televisi secara nasional. Para kelompok HAM mengatakan mantan Presiden Donald Trump berkontribusi atas tren ini setelah berulang kali menyebut virus corona sebagai “virus China” karena pertama kali muncul di sana.

“Presiden telah diinformasikan semalam terkait penembakan mengerikan di Atlanta. Pejabat Gedung Putih telah menghubungi kantor wali kota dan akan tetap berkomunikasi dengan FBI,” jelas juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki dalam sebuah pernyataan.

2 dari 2 halaman

Pelaku ditangkap

Robert Aaron Long (21), dari Woodstock di Cherokee County, ditahan sekitar pukul 20.30 waktu setempat di Crisp County, sekitar 240 km selatan Atlanta. Foto Long, yang seorang kulit putih, dirilis pihak berwenang.

Baker menyampaikan kepada Reuters, penyelidik sangat yakin tersangka yang sama adalah pelaku di tiga penembakan tersebut. Departemen Kepolisian Atlanta mengatakan tersangka dikaitkan dengan semua serangan oleh sebuah bukti video dari TKP.

Penyelidik masih berusaha untuk memastikan penembakan di Atlanta dan Cherokee County saling terkait.

Baker mengatakan, Long terlihat di Georgia selatan, jauh dari TKP, setelah polisi di Cherokee County menerbitkan sebuah selebaran berisi deskripsi dan plat kendaraan yang terlibat dalam serangan. Dia kemudian ditangkap tanpa perlawanan setelah pengejaran di jalan raya oleh polisi negara bagian Georgia dan deputi kepolisian Crisp County.

Pihak berwenang mengatakan motif penembakan belum jelas, dan tidak ditetapkan apakah para korban menjadi sasaran karena ras atau etnis mereka.

Tetapi unit kontra-terorisme NYPD mengatakan di Twitter, meskipun tidak ada kaitannya dengan New York City, departemen tersebut akan mengerahkan personil mereka ke komunitas Asia di seluruh kota.

Kepolisian Atlanta mengatakan mereka meningkatkan patroli di sekitar tempat usaha yang mirip dengan sasaran serangan Selasa. [pan]

Baca juga:
Polisi Tembak Mati Pria Bersenjata di Gereja Katedral New York City
Kejahatan Rasial di AS Alami Lonjakan Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir
Penembakan Warga Kulit Hitam di AS Terjadi Lagi, Dilakukan di Depan Anak
Penembakan Terjadi di Dekat Gedung Putih, Presiden Trump Sempat Dievakuasi
Bocah Sembilan Tahun Ditembak Empat Kali Saat Bikin Video TikTok

{paging_intro} {paging_nav}
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini