Pendukung Partai Republik Dirikan Komite Aksi Dukung Joe Biden, Ingin Trump Kalah

Kamis, 18 Juni 2020 18:02 Reporter : Iqbal Fadil
Pendukung Partai Republik Dirikan Komite Aksi Dukung Joe Biden, Ingin Trump Kalah Donald Trump di Pilpres Amerika. ©REUTERS/Carlo Allegri

Merdeka.com - Pemilihan Presiden Amerika Serikat akan digelar 3 November mendatang. Penantang Presiden Donald Trump, Joe Biden malah mendapat dukungan dari simpatisan Partai Republik yang mendirikan lagi PAC Super pro-Biden untuk membantu mengalahkan Trump.

PAC (political action committee) atau Komite aksi politik yang baru dibentuk ini adalah PAC Sisi Kanan, didirikan oleh Matt Borges, mantan ketua Partai Republik Ohio, dan Anthony Scaramucci, yang pernah 10 hari menjabat sebagai direktur komunikasi Gedung Putih Trump di Juli 2017.

Borges dan Scaramucci telah menjadi kritikus sengit terhadap Trump. Trump membantu menggulingkan Borges sebagai ketua Partai Republik Ohio pada awal 2017 setelah Borges menolak mendukung upaya kepresidenannya.

Borges mengatakan kepada Reuters bahwa ia terus menjadi seorang Republikan, dan akan mendukung setiap kandidat Republik lainnya tahun ini. Tapi bukan Trump, katanya.

"Trump adalah ancaman eksistensial bagi Partai Republik, dan bagi negara, dan kami membutuhkannya di luar kantor," kata Borges.

Dia menolak menyebutkan nama donor utama untuk PAC-nya tetapi mengatakan akan ada pengajuan kontribusi publik dengan Komisi Pemilihan Federal pada pertengahan Juli.

Beberapa kelompok yang dipimpin Partai Republik telah melancarkan upaya untuk membujuk pemilih yang mendukung Trump pada 2016 untuk mengalihkan dukungan mereka kepada Biden dalam pemilihan 3 November, mengkritiknya karena penanganan pandemi coronavirus dan ketegangan rasial setelah polisi membunuh orang Afrika-Amerika George Floyd di Minneapolis bulan lalu.

Borges mengatakan PAC Sisi Kanan-nya akan fokus pada enam negara medan pertempuran terbesar di Pennsylvania, Michigan, Wisconsin, North Carolina, Arizona, dan Florida, dan akan menggunakan data untuk mengidentifikasi pemilih Trump yang mungkin memburuk pada presiden.

Dia mengatakan dia tidak berkolaborasi dengan Proyek Lincoln, tetapi melihat usahanya sebagai pelengkap untuk itu.

Baca Selanjutnya: Lincoln Project...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini