Pameran Tato di Malaysia Dikecam karena Pamer Orang Setengah Bugil

Senin, 2 Desember 2019 18:17 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pameran Tato di Malaysia Dikecam karena Pamer Orang Setengah Bugil pameran tato di malaysia. ©AFP/Mohd RASFAN

Merdeka.com - Pejabat Malaysia hari ini mengecam pameran tato yang dilaksanakan di negara itu karena dianggap porno dan tidak sesuai dengan ajaran Islam yang dianut mayoritas warga muslim. Penyebabnya adalah sejumlah foto yang memperlihatkan orang laki-laki dan perempuan setengah telanjang beredar viral di media sosial.

Pameran tato Malaysia digelar di Ibu Kota Kuala Lumpur menarik minat berbagai orang dari banyak negara dan banyak foto beredar di media sosial memperlihatkan pengunjung hanya berpakain minim dan tubuhnya dipenuhi tato.

Menteri Pariwisata Malaysia awalnya mendukung acara yang digelar tiga hari dan berakhir kemarin itu, namun setelah dia melihat beredarnya foto-foto tersebut dia mengatakan pameran tato itu tidak mencerminkan budaya Malaysia yang ramah dan sopan.

"Mustahil kementerian mengizinkan program yang bermuatan pornografi semacam ini," kata pernyataan Menteri Pariwisata Muhammadin Ketapi, seperti dilansir laman Channel News Asia, Senin (2/12).

"Ini bukan budaya Malaysia, mayoritas rakyat adalah muslim."

1 dari 1 halaman

Pameran Sebelumnya Tidak Ada Pornografi

Ketapi lantas memerintahkan penyelidikan dan memperingatkan pemerintah bisa mengambil tindakan hukum terhadap panitia penyelenggara.

Pemerintah juga menambahkan, mereka tidak memberi izin "parade setengah telanjang" dan pameran tato internasional sebelumnya yang digelar Malaysia tidak memperlihatkan orang-orang setengah bugil.

Sekitar 60 persen penduduk Malaysia yang berjumlah 32 juta adalah muslim tapi sejumlah kalangan mengkritik wajah Islam yang toleran di Malaysia kini dinodai oleh kegiatan keberagamaan yang konservatif. [pan]

Baca juga:
Insiden Memalukan Bendera Negara Terbalik di Ajang Olahraga Internasional
Bendera Malaysia Salah Dipajang dalam Kejuaraan Nasional Bola Basket
Menpora Malaysia: Pengeroyokan dan Penusukan Suporter Indonesia Hoaks
Polri Sebut Dua WNI Kena Benda Tajam Sebelum Laga Malaysia vs Indonesia
Malaysia Tangkap 680 Warga China Diduga Terlibat Penipuan Daring
Kronologi Pengeroyokan Suporter Indonesia Hingga Muncul Tagar #GanyangMalaysia

Topik berita Terkait:
  1. Tato
  2. Malaysia
  3. Pornografi
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini