Model Inggris diculik dan dibius buat dijual jadi budak seks online
Merdeka.com - Polisi Italia kini tengah menyelidiki kasus penculikan seorang model asal Inggris yang mengaku disekap untuk dijual dan dijadikan budak seks di dunia maya.
Laman Asia One melaporkan, Senin (7/8), polisi sudah menangkap pria Polandia berdomisili di Inggris bernama Pole Lukasz Pawel Herba, 30 tahun, atas dakwaan penculikan dan penyekapan.
Model Inggris berusia 20 tahun dengan nama Chloe Ayling itu mengaku dia diculik pada 11 Juli lalu kemudian dibawa ke sebuah gudang untuk dijual sebagai budak seks di Dark Web.
Kelompok kriminal dunia maya dengan nama Black Death membujuk Chloe untuk mengikuti sesi pemotretan ketika dia sedang berada dekat sebuah toko di Kota Milan.

chloe ayling ©instagram
Dia kemudian dibawa di dalam bagasi mobil sejauh 120 mil selama tiga jam perjalanan ke sebuah gudang di Kota Turin dan disekap selama enam hari di sana. Dia lalu dibebaskan setelah penculiknya tahu dia adalah seorang ibu dari anak berusia dua tahun. Dia kembali pulang ke Inggris kemarin.
"Seseorang dengan sarung tangan hitam membekap mulut saya dari belakang lalu tangannya memegangi leher saya. Orang kedua yang memakai penutup kepala menyuntikkan sesuatu di tangan kanan saya," kata Chloe dalam pernyataan polisi, seperti dikutip harian Corriere della Sera.
"Rasanya saya pingsan karena begitu terbangun saya hanya memakai kaos dan kaos kaki. Saya lalu sadar berada di bagasi mobil dengan kaki dan tangan terikat serta mulut diplester," kata dia.
Polisi kini masih belum bisa menjelaskan apakah pria yang ditangkap itu terlibat langsung dalam penjualan Chloe atau dia hanya ingin menculik untuk meminta uang tebusan dari keluarga korban.
"Jelas dia pria berbahaya yang menyeret korbannya lalu menculiknya ke dalam bagasi mobil," kata Wakil Jaksa Milan Paolo Storari dalam jumpa pers dua hari lalu.
Pada 17 Juli, masih dengan alasan yang belum jelas, Herba membawa korbannya kembali ke Milan lalu melepaskannya di dekat Konsulat Inggris, tempat dia kemudian dibekuk polisi.
Dia mengatakan kepada korbannya, dia tidak bisa menyekapnya lama-lama karena si model punya anak kecil dan penculikan semacam itu dilarang oleh gang Black Death, kelompok kriminal yang dia menjadi anggota di dalamnya.
Polisi hingga kini belum yakin kelompok itu benar-benar ada atau penjelasan Herba cukup akurat atau tidak. Pihak berwenang masih bekerja sama dengan kepolisian Inggris dan Polandia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya