Menlu Tegaskan Bantuan Indonesia Untuk Palestina Tak Pernah Surut

Rabu, 8 Januari 2020 22:12 Reporter : Hari Ariyanti
Menlu Tegaskan Bantuan Indonesia Untuk Palestina Tak Pernah Surut Menlu Retno Marsudi. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi menegaskan, Indonesia akan terus berkontribusi pada Palestina. Salah satu program diplomasi Indonesia pada 2020 adalah membela Palestina. Hal itu ditegaskan saat penyataan pers tahunan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

"Diplomasi Indonesia untuk membela isu Palestina juga akan diteruskan. Indonesia sadar, jalan ke depan akan terjal dan semakin sulit. Namun, upaya membantu Palestina tidak akan surut," jelasnya.

Bantuan yang akan diberikan pada Palestina tahun ini adalah pemberian tarif nol (zero tariff) atas dua produk di luar dua produk yang sudah diberikan. Selain itu juga akan dilaksanakan pembangunan rumah sakit di Hebron dan perluasan rumah sakit di Gaza.

Indonesia juga akan membangun sekolah di Ramallah. Termasuk memberikan pelatihan unconventional water treatment dan pelatihan kapasitas polisi Palestina khususnya terkait dengan interpol.

1 dari 1 halaman

Perdamaian Afghanistan

Retno mengatakan upaya membantu mewujudkan perdamaian di Afghanistan juga akan tetap dilanjutkan tahun ini. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program seperti penyelenggaraan dialog ulama Indonesia-Afghanistan, pemberian pelatihan bidang pemberdayaan ekonomi dan UMKM, pendidikan, kesehatan, dan toleransi umat beragama.

"Selain itu, Indonesia akan terus memperjuangkan kepentingan ummah di berbagai belahan dunia," ujarnya.

Tahun ini, Indonesia akan mencalonkan diri sebagai anggota ECOSOC atau Dewan Ekonomi dan Sosial PBB periode 2021-2023. Indonesia mengharapkan dukungan atas pencalonan tersebut.

"Sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk dapat lebih berkontribusi bagi perdamaian dan isu kemanusiaan dunia, menjelang akhir 2019, Indonesia telah meluncurkan Indonesian-AID yaitu dana kerja sama pembangunan. Untuk memberikan impact kerja sama pembangunan yang lebih besar telah dijajaki kesepakatan kerja sama dengan negara lain dan berbagai lembaga yang relevan," pungkasnya. [pan]

Baca juga:
Potret Wanita Bercadar di Jalur Gaza Membuat Boneka Sinterklas
Tentara Israel Akui Kesalahan Atas Serangan di Gaza Tewaskan 34 Orang
Israel Larang Ratusan Warga Nasrani Palestina Ziarah ke Betlehem Rayakan Natal
Gemerlap Perayaan Natal di Palestina
Kemarahan Israel Terhadap Rencana Penyelidikan Kejahatan Perang di Palestina
Pertemuan Haru Seorang Ibu dan Anak Palestina Setelah Terpisah 20 tahun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini