Hot Issue

Kisah Mencurigakan Pria Mengaku Nabi di AS, Ternyata Kejahatannya Sangat Keji

Jumat, 9 Desember 2022 07:27 Reporter : Hari Ariyanti
Kisah Mencurigakan Pria Mengaku Nabi di AS, Ternyata Kejahatannya Sangat Keji Samuel Bateman, pria yang mengaku "nabi" dari AS. ©Coconino County Sheriff’s Department via AP

Merdeka.com - Samuel Bateman, pria yang mengaku nabi dari Amerika Serikat terungkap memiliki 20 istri, sebagian besar anak di bawah umur. Demikian menurut dokumen tuntutan pengadilan federal yang baru diajukan.

Bateman adalah pimpinan kelompok poligami di dekat perbatasan Arizona-Utah. Menurut dokumen tersebut, Bateman juga menghukum pengikutnya yang tidak memperlakukannya sebagai nabi.

Dia adalah mantan anggota Gereja Fundamentalis Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (FLDS). Dia meninggalkan FLDS dan mulai membentuk kelompok barunya.

Menurut dokumen FBI seperti dikutip dari South China Morning Post, Kamis (8/12), Bateman mendapat dukungan finansial dari pengikut prianya yang juga menyerahkan istri-istri dan anak-anak mereka menjadi istri Bateman.

Dokumen yang diajukan pada Jumat itu membuka fakta baru dari kasus yang pertama kali terungkap pada Agustus ini. Saat itu, pihak berwenang mengatakan menilang Bateman di jalan raya dan menemukan dia sedang berkendara bersama tiga gadis muda menggunakan trailer tertutup. Tiga gadis tersebut berusia antara 11 dan 14 tahun.

Dokumen terbaru itu juga disertai tuduhan penculikan dan menghalangi penuntutan terhadap tiga istri Bateman – Naomi Bistline, Donnae Barlow dan Moretta Rose Johnson. Bateman sebelumnya telah menghadapi dakwaan di tingkat negara bagian dan federal atas pelecehan anak dan merusak barang bukti. Dia mengaku tidak bersalah pada September.

Naomi Bistline dan Donnae Barlow dijadwalkan muncul di pengadilan di Flagstaff, Arizona pada Rabu. Sedangkan Moretta Rose Johnson sedang menunggu ekstradisi dari negara bagian Washington.

Tiga perempuan tersebut dituduh menculik delapan gadis yang dianggap Bateman sebagai istrinya dari tahanan negara bagian Arizona dan melarikan diri bersama mereka. Anak-anak itu ditemukan minggu lalu di Spokane, Washington.

Menurut gugatan pengadilan, Bateman disebut pernah berusaha untuk menjadikan putrinya sebagai istri. Tapi anak tersebut menceritakan kepada ibunya terkait rencana tersebut lalu mereka kabur. Ibu anak tersebut merupakan istri Bateman satu-satunya pada 2019, sebelum Bateman menikah lagi.

Catatan pengadilan menuduh Bateman (46) terlibat dalam perdagangan anak dan poligami, tapi tidak ada dakwaan saat ini yang terkait dengan tuduhan tersebut. Poligami merupakan tindakan ilegal di Arizona, tapi di-dekriminalisasi di Utah pada 2020.

2 dari 2 halaman

Pernyataan tertulis FBI yang diajukan dalam kasus para perempuan tersebut sebagian besar berpusat pada Bateman, yang menyatakan dirinya sebagai nabi pada tahun 2019. Bateman mengatakan dia diberitahu oleh mantan pemimpin FLDS Warren Jeffs untuk memohon "Roh Tuhan atas orang-orang ini".

Pernyataan tertulis tersebut merinci tindakan seksual eksplisit yang dilakukan Bateman dan para pengikutnya untuk memenuhi "tugas-tugas mulia".

Jeffs menjalani hukuman seumur hidup di penjara Texas karena pelecehan seksual terhadap anak terkait pernikahan di bawah umur.

Kantor pengacara Bateman dalam kasus federal, Adam Zickerman, menolak berkomentar.

Saat ditangkap beberapa bulan lalu, Bateman menginstruksikan para pengikutnya untuk mendapatkan paspor dan menghapus pesan yang dikirim melalui sistem terenkripsi, kata pihak berwenang. [pan]

Baca juga:
Pengadilan AS Tolak Gugatan Terhadap Pangeran MBS atas Pembunuhan Jamal Khashoggi
CIA Sembunyikan Bukti Sejarah Pembunuhan Kennedy, Isinya Mengejutkan
Penjualan Senjata Global Naik Terus dalam Tujuh Tahun, Nilainya Fantastis
Peretas China Curi Jutaan Dolar Dana Bantuan Covid AS
AS Luncurkan Pesawat Pengebom Nuklir Siluman Baru, Ini Keunggulannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini