Kemlu Pastikan WNI Sandera Abu Sayyaf yang Videonya Viral asal Wakatobi
Merdeka.com - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal membenarkan dua orang sandera yang muncul dalam video kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina adalah warga negara Indonesia. Video itu viral melalui Facebook kemarin.
"Kedua orang yang muncul di video adalah WNI asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara, atas nama Hariadin dan Heri Ardiasyah. Keduanya diculik kelompok bersenjata Filipina Selatan saat bekerja menangkap ikan di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia, pada 5 Desember 2018 bersama 1 orang warga negara Malaysia," ujar Iqbal melalui pesan singkat yang diterima merdeka.com, Rabu (20/2).
Sejak diterimanya laporan penculikan, kata Iqbal, Kemlu telah berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI di Wakatobi dan secara berkala menyampaikan update perkembangan upaya pembebasan.
Pemerintah terus melakukan upaya-upaya dalam rangka pembebasan kedua WNI dari penyanderaan.
Menurut Iqbal, kasus ini adalah penculikan ke-11 yang dilakukan terhadap WNI di perairan Sabah, Malaysia, oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan.
"Video semacam ini selalu disebarkan oleh penyandera dalam setiap kasus penyanderaan, untuk menekan keluarga," kata dia.
Iqbal menuturkan, dua WNI yang muncul dalam video itu diculik bersamaan dengan hari bebasnya sandera lainnya, Usman Yunus, pada 5 Desember 2018.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya