ISIS kalah di Suriah dan Filipina, WNI masih terjebak di tengah konflik
Merdeka.com - Pemerintah Indonesia menyambut baik kekalahan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Raqqa, Suriah dan Marawi, Filipina. Terlebih Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup vokal berkontribusi dalam memerangi para teroris, khususnya di Marawi.
"Kita tentunya menyambut positif kekalahan ISIS di Marawi dan Raqqa, khususnya di Marawi di mana Indonesia telah banyak memberikan kontribusi melalui koordinasi dengan pemerintah Filipina untuk memerangi organisasi terorisme," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nassir, di Jakarta Pusat, Rabu (18/10).
"Seperti kita ketahui, BNPT dan kepolisian Indonesia terus bekerja sama dengan negara lain terutama di bidang intelijen di mana Indonesia bertukar informasi dengan negara lain, seperti dengan Turki dan Mesir, untuk mengantisipasi terorisme" tambahnya.
Sementara itu, Tata mengaku belum mengetahui berapa banyak warga negara Indonesia yang berada di sana baik yang diduga menjadi militan asing untuk organisasi teroris maupun yang menetap untuk bekerja.
"Jumlahnya WNI di kedua tempat tersebut masih belum diketahui detailnya. Informasi yang kami terima dari pemerintah Filipina memang ada warga negara asing, termasuk dari Indonesia tetapi kita masih belum mendapat informasi tentang data WNI di sana," jelas Tata.
"Kalau di Raqqa, data pejuang teroris asing asal Indonesia kita tidak punya. Tetapi mungkin ada data global tetapi kita tidak tahu detail per-negaranya. Tetapi berdasarkan laporan masih ada satu atau dua WNI yang terjebak di sana. Terakhir, dua bulan lalu yang kita deportasi adalah dua WNI bekerja sebagai asisten rumah tangga," lanjutnya.
Tata menuturkan proses evakuasi WNI di kawasan tersebut sudah dilakukan dan dia menyatakan ada kemungkinan para WNI itu dipulangkan kembali ke Indonesia setelah melewati proses yang diwajibkan.
"Ada prosesnya. Jika ingin dikembalikan setelah ditangkap. Pengalaman kita dengan beberapa WNI di sana adalah mereka akan dipulangkan setelah melalui proses panjang seperti deradikalisasi, dan lain-lain," tandasnya. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya