Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kronologi hilangnya 3 WNI di perairan Filipina

Ini kronologi hilangnya 3 WNI di perairan Filipina abu sayyaf. ©2016 mindanaoexaminer.com

Merdeka.com - Tiga warga negara Indonesia kembali diculik kelompok separatis Islam Filipina, Abu Sayyaf. Rupanya, insiden ini terjadi di perairan Taganak, Sabah, yang memang berbatasan langsung dengan perairan Sulu, Filipina.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal membeberkan kronologi hilangnya para awak kapal tersebut.

"Pada tanggal 19 Januari, sekitar pukul 18.00 (waktu setempat), perwakilan Indonesia di Malaysia memperoleh informasi dari otoritas Malaysia mengenai ditemukannya sebuah kapal nelayan dengan nomor registrasi BN 883/4/F yang bergerak tanpa awak," ujar Iqbal dalam pesan singkat kepada awak media, Jumat (20/1).

Iqbal menyebutkan kapal tersebut ditemukan pada pukul 13.09 waktu setempat di perairan Taganak, Sabah, Malaysia. Dia menambahkan, pemilik kapal sudah mencoba melakukan komunikasi dengan awak kapal, namun tidak berhasil.

"Pemilik mengonfirmasi bahwa tiga ABK kapal tersebut adalah WNI yang bekerja secara legal," sambung dia.

Karena masih dalam penyelidikan otoritas Malaysia, maka Iqbal menegaskan jika hilangnya WNI ini belum dapat dipastikan sebagai penculikan.

Sementara itu, tim perlindungan dari Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu dan Konsulat RI di Tawau sejak Jumat pagi sudah menuju ke lokasi. Saat ini mereka sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP