Erdogan Ungkap Kapan Putin akan Akhiri Perang di Ukraina

Rabu, 21 September 2022 10:18 Reporter : Merdeka
Erdogan Ungkap Kapan Putin akan Akhiri Perang di Ukraina erdogan putin. ©Pavel Golovkin/Pool via REUTERS

Merdeka.com - Invasi Rusia di Ukraina telah berlangsung hampir tujuh bulan. Kapan perang ini akan berakhir? Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan timpalannya dari Rusia, Vladimir Putin ingin agar perang di Ukraina selesai secepat mungkin. Ini diungkapkannya setelah bertemu dengan Putin di sela agenda KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (CSO) di Uzbekistan pekan lalu.

“Dia (Putin) sebenarnya menunjukkan kepada saya bahwa dia bersedia untuk mengakhiri ini (perang) secepat mungkin,” kata Erdogan dalam wawancaranya dengan kanal televisi PBS, dikutip dari BBC, Rabu, (21/9).

“Itu kesan saya, karena keadaan saat ini cukup bermasalah,” lanjutnya.

Erdogan juga mengatakan Putin akan menukar 200 tahanan yang ditangkap saat perang dengan Ukraina. Tapi Erdogan tidak memberikan detail lebih lanjut atas rencana itu.

Sebelumnya Erdogan kerap menunjukkan niatnya untuk menjadi mediator Rusia dan Ukraina semenjak mulainya perang pada Februari lalu. Dia juga menyatakan Turki berada di posisi imbang dalam konflik ini, berbeda dengan sekutu NATO-nya. Akhirnya, berbagai pertemuan antara Rusia dan Ukraina pun terjadi di bawah pengawasan Turki

Erdogan juga membantu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar ekspor gandum dari Ukraina dapat dimulai kembali. Bukan hanya itu, Erdogan juga terus-menerus mendorong adanya pembicaraan gencatan senjata antar dua pihak berkonflik.

Bagi Erdogan, semenjak awal September ini, negara-negara Barat mengambil kebijakan untuk memprovokasi Rusia sehingga dapat memperpanjang dan membuat perang tidak berakhir dalam waktu dekat.

Dalam wawancara itu Erdogan juga ditanya apakah Rusia dapat mempertahankan wilayah yang telah diambilnya dan wilayah itu menjadi bagian kesepakatan damai? Erdogan menjawab “tidak, dan pasti tidak”.

“Wilayah yang diinvasi akan dikembalikan ke Ukraina,” lanjutnya.

Namun pernyataan ini tidak menjelaskan apakah Krimea juga akan dikembalikan ke Ukraina.

Sebelumnya Putin juga mengatakan bahwa dia ingin perang di Ukraina selesai secepat mungkin kepada Presiden China, Xi Jinping dan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi saat pertemuan di Uzbekistan pekan lalu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

Baca juga:
Rusia Sebut Ukraina Berbohong Soal Temuan Kuburan Massal
Vladimir Putin Ingin Perang di Ukraina Berakhir Secepatnya
Ukraina Gali Kuburan Massal Berisi 440 Mayat di Kota Izium
Joe Biden Ancam Putin Jangan Gunakan Senjata Pemusnah Massal di Ukraina

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini