Dukun kondang di Malaysia umumkan dirinya ikut maju pemilu

Selasa, 17 April 2018 19:17 Reporter : Merdeka
Dukun kondang di Malaysia umumkan dirinya ikut maju pemilu dukun malaysia ibrahim mat zin. ©AFP

Merdeka.com - Ibrahim Mat Zin, dukun terkenal Malaysia yang dijuluki 'Bomoh King of the World' dikabarkan akan ikut maju dalam pemilihan umum di Negeri Jiran. Kabar itu dilaporkan tabloid Harian Metro kemarin.

Dilansir dari laman the Straits Time, Selasa (17/4), Ibrahim Mat Zin mengadakan jumpa pers hari ini untuk mengumumkan niatnya menduduki kursi Parlemen dan Majelis Negara di Perak. Demikian menurut surat edaran yang beredar.

Surat edaran itu menyebutkan bahwa pertemuan dengan insan pers akan diadakan di Ipoh pada Selasa pukul 14.00. Perwakilan media diizinkan masuk ke ruang pertemuan untuk bertemu dukun Malaysia itu jika memiliki izin yang sah.

Ibrahim yang kini berusia 67 tahun menjadi sorotan global dan menuai cemooh dari seluruh dunia pada 2014. Ketika itu ia mengklaim dapat menemukan pesawat nahas Malaysia Airlines MH370 yang hilang dari radar, menggunakan kelapa, karpet 'terbang', dan teropong bambu.

Raja Bomoh kemudian melakukan dua ritual di Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk menemukan pesawat yang hilang itu. Hingga kini pesawat Malaysia Airlines MH370 tak pernah ditemukan.

Pada Februari 2018 lalu, di tengah ketegangan antara Malaysia dan Korea Utara akibat tewasnya Kim Jong Nam -- kakak tiri pemimpin Korea Utara, Ibrahim melakukan ritual yang mengklaim akan melindungi Negeri Jiran dari serangan negara Asia Timur.

Sebuah video viral saat dia dan tiga asisten melakukan ritual pun beredar. Saat itu dia menggunakan dua buah kelapa, dan sepasang tongkat yang digunakan sebagai teropong, lima meriam bambu, karpet, dan semangkuk air laut.

Raja Bomoh kemudian didakwa pada bulan April 2017 di Pengadilan Syariah atas ritualnya. Dia kemudian mengaku bertobat karena dianggap mengejek Islam.

Rencana ikut serta Raja Bomoh terkait pemilu Malaysia bukanlah yang pertama kali baginya.

Sebelumnya pada April 2013, sebelum hari pemungutan suara 5 Mei, beredar sebuah video berisi prediksi darinya bahwa Koalisi Barisan Nasional yang berkuasa akan kalah dari aliansi oposisi Pakatan Rakyat.

"Hari ini saya telah melihat melalui mistisisme bahwa pada 5 Mei partai oposisi akan menang 65 persen! Barisan tidak akan menang," ujar Bomoh setelah ritual saat itu, seperti dikutip portal berita Free Malaysia Today.

Lalu rekaman video itu berakhir tiba-tiba.

Hasilnya, Pakatan Rakyat memenangkan 51 persen suara rakyat dari Barisan Nasional yang hanya mengantongi 47 persen. Akan tetapi, Barisan Nasional memenangkan 133 kursi parlemen dari 89 kursi milik Pakatan Rakyat.

Reporter: Tanti Yulianingsih

Sumber: Liputan6.com [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu Malaysia
  2. Dukun
  3. Malaysia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini