Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dokter di China meninggal setelah kerja 18 jam tanpa istirahat

Dokter di China meninggal setelah kerja 18 jam tanpa istirahat dokter china meninggal usai kerja 18 jam. ©Weibo

Merdeka.com - Dokter wanita berusia 43 tahun dari Provinsi Shanxi, China, tiba-tiba pingsan dan meninggal setelah bekerja selama 18 jam tanpa beristirahat.

Dokter spesialis penyakit pernapasan bernama Zhao Bianxiang itu sedang bertugas di rumah sakit Jumat lalu.

Laman Sina Weibo melaporkan, Selasa (2/1) Zhao yang merupakan wakil direktur departemen obat pernapasan, meninggal karena terserang pendarahan subarachnoid, sejenis stroke dengan pendarahan mendadak di celah antara otak dan membran tengah yang membungkus otak.

Zhao mulai bekerja sejak pukul 18.00 pada 28 Desember dan dia menyelesaikan shiftnya pada pukul 12 siang keesokan harinya. Dia bekerja sampai 18 jam karena harus mengunjungi pasiennya, seperti dilansir laman Asia One, Selasa (2/1).

Menurut sebuah laporan, kalimat terakhir Zhao adalah ketika dia menanyakan kondisi seorang pasien lansia kepada putri si pasien,.

"Bagaimana kabar ibu Anda?", kata Zhao sebelum ambruk di hadapan keduanya di bangsal.

Dokter dan suster berusaha menyelamatkannya tapi denyut nadi Zhao sudah berhenti.

Setelah 20 jam berupaya menyadarkan, akhirnya Zhao dinyatakan meninggal pada 30 Desember, tepat dua hari sebelum tahun baru.

Menurut teman kuliahnya, Zhao termasuk orang yang gila kerja, dan tidak pernah menolak menolong siapapun. Beberapa pekan sebelumnya Zhao pernah mengatakan kepada rekannya, dia terlalu sibuk untuk sekadar beristirahat.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP