Disebut Kumuh dan Kuno oleh Kim Jong-un, Hotel Wisata di Korut Dihancurkan

Selasa, 9 Agustus 2022 18:29 Reporter : Merdeka
Disebut Kumuh dan Kuno oleh Kim Jong-un, Hotel Wisata di Korut Dihancurkan hotel di kumgang korea utara. ©Hyundai Asan Corporation

Merdeka.com - Pernah dipuji sebagai simbol perdamaian antara Korea, sebuah hotel terapung di area wisata dihancurkan oleh pemerintah Korea Utara.

Gunung Kumgang, yang dalam bahasa Korea berarti "Berlian", telah menjadi situs untuk momen rekonsiliasi yang langka antara warga kedua negara, yang secara teknis masih berperang.

Seorang pejabat dari Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan kepada CNN bahwa mereka melihat apa yang tampak sebagai "aktivitas pembongkaran" di beberapa lokasi di Gunung Kumgang.

Laman CNN melaporkan, Senin (8/8), berita itu muncul beberapa bulan setelah laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan bangunan di kompleks itu telah dihancurkan.

Rumah Peristirahatan Onjonggak, yang terletak di kaki Gunung Kumgang, adalah tempat reuni keluarga yang terpisah dari Selatan dan Utara yang banyak dipublikasikan sebelumnya.

Kantor Hyundai Asan di Kumgang juga mungkin dihancurkan baru-baru ini. Perusahaan milik Korea Selatan itu bertanggung jawab mengelola kawasan wisata tersebut.

"Tur Gunung Kumgang meningkatkan rekonsiliasi antar-Korea dan menjadi titik penting untuk pertukaran antar-Korea," kata juru bicara Hyundai Asan Park Sung-Uk kepada CNN.

Selain itu, Korea Utara mulai membongkar Hotel Haegumgang yang terkenal pada bulan April. Dulunya merupakan resor mewah yang mengapung di atas Great Barrier Reef Australia, hotel ini dipindahkan ke Kumgang dan dibuka untuk turis pada tahun 2000.

Pejabat itu juga mengatakan mereka sedang memantau apakah Korea Utara akan menghancurkan pusat reuni keluarga dan pusat komunitas Kumgang.

Resor Kumgang, yang berjarak sekitar 30 menit di utara Zona Larangan Militer (DMZ), dikelola bersama oleh kedua pihak Korea.

Tempat wisata tersebut berhenti menerima wisatawan pada 2008 setelah seorang tentara Korea Utara menembak dan membunuh seorang wanita Korea Selatan yang berkeliaran melewati batas-batas kawasan wisata Gunung Kumgang dan masuk ke zona militer.

Namun, keluarga yang terpisah (Korea Selatan-Korea Utara) terus bersatu kembali di sana hingga 2018. Sejak saat itu, kawasan tersebut mulai rusak.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang mengunjungi Kumgang pada 2019, menyebutnya "kumuh" dan "kuno."

Korea Utara dilaporkan berencana untuk mengganti semua struktur di Gunung Kumgang dengan yang baru, yang berpotensi menandakan pemerintah mereka berencana untuk mengelola dan mengendalikan kawasan resor tanpa bantuan dari Korea Selatan.

Reporter Magang: Gracia Irene [pan]

Baca juga:
Korea Utara akan Gelar Sidang Parlemen, Bahas Covid Sampai Luar Angkasa
Korea Utara Tawari Rusia 100 Ribu Relawan untuk Bertempur di Ukraina
Kim Jong-un Sebut Negaranya Siap Perang Nuklir dengan AS
Sebut Covid akan Usai, Korea Utara Gelar Acara Dihadiri Ribuan Veteran Tanpa Masker
Korea Utara Klaim Covid-19 Hampir Usai, Ini Alasannya
Ukraina Putus Hubungan Diplomatik dengan Korea Utara, Ini Alasannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini