Dalai Lama Sumbang Makanan dan Obat ke Warga Miskin India yang Sedang Lockdown

Jumat, 27 Maret 2020 12:32 Reporter : Hari Ariyanti
Dalai Lama Sumbang Makanan dan Obat ke Warga Miskin India yang Sedang Lockdown Dalai Lama. ©2014 Merdeka.com/www.smh.com.au

Merdeka.com - Pemimpin umat Buddha, Dalai Lama, mengumumkan akan menyumbangkan berbagai kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan kepada warga miskin di India, ketika pemerintah memberlakukan total lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Hal tersebut disampaikan perwakilan resmi Dalai Lama dalam sebuah pernyataan yang dituliskan untuk Kepala Menteri Himachal Pradesh, negara bagian di India Utara.

Dalai Lama diketahui mengasingkan diri di wilayah Dharamsala, Himachal Pradesh. Dharamsala juga menjadi markas pemerintahan Tibet di pengasingan. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungannya kepada masyarakat India, dikutip dari CNN, Jumat (27/3).

"Sejak Himachal Pradesh menjadi rumah saya hampir 60 tahun, saya secara alamiah merasakan ikatan dengan warganya," tulisnya.

Seperti diketahui, pemerintah India menerapkan total lockdown selama 21 hari. Dalai Lama juga mengungkapkan keyakinannya, langkah yang diambil Perdana Menteri Narendra Modi ini akan efektif menghentikan penyebaran virus. Jumlah sumbangan yang akan diserahkan tak diungkapkan dalam pernyataan tersebut.

Pada 12 Februari, Dalai Lama membatalkan agenda publiknya sampai pemberitahuan lebih lanjut, setelah dokternya menyarankan pembatalan karena wabah virus corona, menurut pernyataan dari kantornya dan sekretaris pribadinya kepada CNN.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, pemerintah Delhi akan memberikan izin online kepada orang-orang yang menyediakan layanan penting sehingga mereka dapat beroperasi sepanjang waktu, kata Kepala Menteri Delhi, Arvind Kejriwal.

Pemerintah Delhi juga memberi lampu hijau kepada layanan pesan antar makanan online untuk tetap bekerja di seluruh wilayah Delhi. Perusahaan layanan pesan antar makanan online perlu menyiapkan kartu identitas bagi semua karyawannya sehingga tetap diberikan izin untuk bekerja.

Kasus virus corona terkonfirmasi di negara berpenduduk 1,3 miliar itu sebanyak 681 dan 13 kasus kematian. Demikian data terbaru dari Universitas John Hopkins. [bal]

Baca juga:
Diunggah ke Medsos, Ini Cara Unik Polisi India Tertibkan Warga Saat Lockdown
Cara Polisi India Tertibkan Warga di Tengah Penyebaran Corona
Berpenduduk 1,3 Miliar, India Terapkan Total Lockdown 21 Hari Untuk Hentikan Covid-19
Lockdown, Warga India Ramai-Ramai Pulang Kampung
Royal Enfield Hentikan Operasional Perusahaan di Seluruh Dunia hingga 31 Maret
Empat Terpidana Pemerkosaan Massal Dalam Bus 2012 di India Digantung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini