Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bagian Lain Dari Tembok Besar China yang "Hilang" Ditemukan di Mongolia

Bagian Lain Dari Tembok Besar China yang Tembok besar China. ©Reuters/David Gray

Merdeka.com - Bagian Tembok Besar China yang terlupakan telah ditemukan di Gurun Gobi, Mongolia menggunakan bantuan Google Earth.

Penemuan ini didokumentasikan oleh ekspedisi internasional. Bagian yang hilang itu diketahui memiliki panjang sekitar 100 kilometer yang terletak di zona perbatasan bagian selatan Mongolia.

Pemimpin dan peneliti Tembok Besar bernama William Lindesay menyebut bagian yang hilang ini sebagai Tembok Genghis Khan. Tembok ini diawetkan hingga ketinggian 2,75 meter di beberapa tempat.

Genghis Khan adalah nama pendiri Kekaisaran Mongol. Namun, tembok ini bukan karya Genghis Khan atau ahli warisnya. Ini adalah segmen jaringan Tembok Besar China yang telah lama hilang.

Jadi Yang Pertama Menyelidiki

pertama menyelidiki rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Lindesay menyampaikan struktur kuno tembok Genghis Khan belum pernah dieksplorasi atau dipelajari secara ilmiah sebelumnya. Timnya menjadi yang pertama dalam mempelajari bagian yang hilang ini.

"Kami yang pertama menyelidiki reruntuhan itu," kata Lindesay.

Tim Lindesay menemukan ada dua bentangan dinding yang terpelihara dengan baik namun sepertinya dibuat dengan bahan yang berbeda.

Satu bagian dinding dibuat dengan lumpur basah dan semak kayu gurun bernama "saxaul". Sedangkan bagian lain terbuat dari balok batu vulkanik hitam.

Menulis Ulang Sejarah

Teks-teks kuno Mongolia menunjukkan jika Tembok Genghis Khan dibangun sebagai pagar binatang oleh putra Khan Ögedei untuk memelihara kijang liar di tanahnya.

Namun, tembok ini tidak berada di habitat kijang. Lantas, apa kegunaan sebenarnya dari pembangunan tembok ini?

Penanggalan radiokarbon dari sisa-sisa kayu dan tali menunjukkan jika konstruksi saxaul berlangsung selama lebih dari seratus tahun, yaitu dari tahun 1040 hingga 1160 M.

Belum rampung

Pada tahun tersebut, diketahui ada sebuah dinasti bernama Xia Barat yang membangun tembok ini di lokasi tersebut. Selama periode dinasti tersebut, banyak suku-suku Mongol yang semakin kuat dan menyerbu ke selatan.

Tembok ini diperkirakan dibangun untuk menahan serangan suku Mongol. Namun anehnya, tidak ditemukan tembikar, sampah, koin, maupun senjata untuk membuktikan jika tembok ini pernah digunakan sebagai pertahanan.

Melihat ini, ilmuwan beranggapan jika tembok tersebut belum rampung saat dibangun karena alasan yang belum diketahui.

"Saya yakin tembok di sini baru setengah jadi dan untuk beberapa alasan, ada pemikiran ulang untuk menempatkan tembok di sini," kata Lindesay.

 

Reporter magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP