Australia Akan Evakuasi 200 Warganya dari Kapal Pesiar Jepang yang Dikarantina

Senin, 17 Februari 2020 14:09 Reporter : Merdeka
Australia Akan Evakuasi 200 Warganya dari Kapal Pesiar Jepang yang Dikarantina Aktivitas penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina. ©2020 Kyodo/via REUTERS

Merdeka.com - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison pada Senin (17/2) menyampaikan pihaknya akan mengevakuasi lebih dari 200 warganya yang berada di atas kapal pesiar Jepang yang saat ini sedang dikarantina karena virus corona atau Covid-19.

Morrison mengatakan, para penumpang akan dibawa ke Australia utara yang tropis, di mana mereka akan kembali dikarantina selama 14 hari. Demikian dikutip dari Alarabiya, Senin (17/2).

Kapal pesiar Diamond Princess milik Carnival Corp, telah dikarantina sejak tiba di Yokohama pada 3 Februari, setelah seorang pria yang turun di Hong Kong sebelum melakukan perjalanan ke Jepang didiagnosis mengidap virus tersebut.

Amerika Serikat (AS) juga akan mengevakuasi warga negaranya yang berada dalam kapal pesiar Diamond Princess, lantaran sebagian terjangkit virus corona (Covid-19). Langkah serupa juga diambil pemerintah Kanada yang sudah menyewa pesawat untuk mengevakuasi para warganya dari kapal pesiar tersebut. Namun, warga Kanada yang menunjukkan gejala tertular virus corona tidak akan akan diperbolehkan masuk ke pesawat tersebut.

Mereka akan dipindahkan ke fasilitas sistem layanan kesehatan Jepang untuk mendapatkan perawatan yang memadai, kata pemerintah Kanada dalam pernyataannya.

Dalam pernyataan itu juga disebutkan, setelah tiba di Kanada, para penumpang akan menjalani masa karantina selama 14 hari.

1 dari 1 halaman

Jumlah Kematian Meningkat

Komisi Kesehatan Nasional China pada Senin pagi mengumumkan jumlah kematian terbaru akibat Covid-19 di China daratan mencapai angka 1.770. Data ini dikumpulkan sampai Minggu dini hari, bertambah 105 kasus kematian baru dari hari sebelumnya.

Sediktinya 100 kematian baru berasal dari Provinsi Hubei, yang menjadi pusat wabah.

Di seluruh China, ada 2.048 infeksi baru yang terkonfirmasi, sebanyak 1.933 di Hubei, sehingga total keseluruhan mencapai angka 70.548.

Pada Senin, Hubei mengumumkan langkah-langkah baru untuk mencoba menghentikan wabah, memerintahkan kota-kotanya untuk menutup jalan untuk semua kendaraan pribadi.

Reporter Magang : Roy Ridho [pan]

Baca juga:
Tiga Warga Israel & 40 Warga AS di Kapal Pesiar yang Dikarantina Terinfeksi Covid-19
AS, Kanada & Hong Kong Evakuasi Warganya dari Kapal Pesiar yang Dikarantina di Jepang
Cegah Wabah Korona, Kapal Pesiar Bawa Turis Mancanegara Dilarang Berlabuh di Sabang
Usai Ditolak 5 Negara Akibat Khawatir Virus Corona, Pesiar AS Diterima di Kamboja
Khawatir Wabah Virus Corona, Kapal Pesiar Westerdam Ditolak Berlabuh di Lima Negara
Penumpang Kapal Pesiar Jepang Terinfeksi Virus Corona Terus Bertambah Jadi 219 Orang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini