CEK FAKTA: Hoaks Video Pemimpin Brunei Darussalam Kritik Presiden Jokowi Soal Corona

Video yang disebut-sebut kritikan Pemimpin Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah terhadap Presiden Jokowi soal Covid-19 adalah hoaks. Video diambil saat Sultan Hassanal Bolkiah memberikan pidato memperingati Nuzulul Quran pada 30 April 2021 lalu

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Hoaks Video Pemimpin Brunei Darussalam Kritik Presiden Jokowi Soal Corona
Sultan Hassanal Bolkiah. ©2019 Merdeka.com

Sebuah video disebut-sebut berisi komentar Pemimpin Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah terhadap Presiden Joko Widodo beredar di media sosial. Pengunggah video itu menulis keterangan video sebagai berikut:

"BERITA TERBARU ~ SULTAN BRUNEI DARUSSALAM SOROTI JOKOWI SOAL CORONA ?!?"

Penelusuran

Dari hasil penelusuran merdeka.com, isi dalam video tersebut tidak disebutkan kritikan untuk Presiden Jokowi soal Covid-19. Video asli berisi ungkapan Sultan Hassanal Bolkiah saat memperingati Nuzulul Quran pada 30 April 2021.

"For that reason, even to ward off the pandemic, we recite zikir increasingly, whereby the head of zikir is al-Qur'an. Insya Allah, by making zikir and al-Qur'an a practice and guidance, by the will Allah, Brunei Darussalam will be a truly safe, healty, and peaceful country under the protection of Allah Subhanahu Wata'ala"

Berikut terjemahannya:

"Oleh karena itu, untuk menangkal pandemi, kita semakin banyak berzikir, yang utama zikirnya adalah Alquran. Insya Allah dengan menjadikan zikir dan Alquran sebagai amalan dan hidayah, Insya Allah Brunei Darussalam akan menjadi negara yang benar-benar aman, sehat, dan damai dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'ala"

Kesimpulan

Video yang disebut-sebut kritikan Pemimpin Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah terhadap Presiden Jokowi soal Covid-19 adalah hoaks. Video diambil saat Sultan Hassanal Bolkiah memberikan pidato memperingati Nuzulul Quran pada 30 April 2021 lalu.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi