CEK FAKTA: Hoaks Video Jenazah Covid-19 dengan Bola Mata Hilang

Selasa, 10 November 2020 11:15 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Video Jenazah Covid-19 dengan Bola Mata Hilang September Jadi Angka Tertinggi Pemakaman Covid-19. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sebuah video yang disebut-sebut jenazah Covid-19 beredar di media sosial. Pengunggah video itu menyebutkan bahwa jenazah tersebut diduga pasien Covid-19 yang meninggal, namun bola matanya sudah tidak ada.

hoaks video jenazah covid 19 dengan bola mata hilang
©Istimewa

"Jenazah pasien yang 'katanya' kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tidak ada, darah pun masih bercucuran

Petugas sempat melarang untuk melihat jenazah namun pihak keluarga memaksa karena yakin almarhumah tidak punya riwayat kontak dengan pasien kopit
.
Sumber dari Ig @teluuur".

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, jenazah tersebut bukan pasien Covid-19. Dalam artikel merdeka.com berjudul "Polisi Amankan Tujuh Pelaku Penyebar Video Hoaks Jenazah Covid-19" pada 7 November 2020, dijelaskan bahwa jenazah tersebut masih dalam keadaan utuh.

Aparat Kepolisian Resor Probolinggo, Jawa Timur, mengamankan tujuh pelaku yang diduga menyebarkan video hoaks tentang jenazah pasien positif COVID-19 yang diambil organ matanya di Desa Alastengah, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Ke tujuh orang itu terdiri dari enam laki-laki dan satu perempuan yakni berinisial SD (33), MS (28), RH (24), SF (24), dan ML (25) yang merupakan warga Kecamatan Paiton. Kemudian NS (40) warga Kecamatan Kraksaan, dan MI (25), warga Kecamatan Pakuniran.

"Kami berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga turut serta menyebarkan video hoaks tentang jenazah pasien positif COVID-19 yang dicongkel matanya tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Probolinggo, Sabtu (7/11).

Pihak keluarga almarhum pasien positif COVID-19 dan perwakilan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo juga mendampingi Kasat Reskrim Polres Probolinggo dalam memberikan keterangan saat konferensi pers tersebut.

"Dalam pengembangannya nanti akan kami dalami dan telusuri lagi terkait dengan pelaku lainnya, sehingga status ketujuh warga yang diamankan tersebut masih sebatas saksi," tuturnya.

Sementara salah satu keluarga pasien positif yang meninggal tersebut Ainur Huda mengatakan video yang beredar menyebutkan mata ibu M hilang itu tidak benar karena pihak keluarga menyaksikan pemulasaran jenazah.

"Saya melihat sendiri saat pemulasaran jenazah dan tidak ada organ yang hilang karena semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal dari hidungnya," katanya.

Ia menjelaskan almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi dan stoke sejak lama, bahkan sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari.

"Pihak keluarga membuka peti jenazah pasien COVID-19 karena ibunya ingin melihat jenazah anaknya untuk terakhir kali dan saat dibuka kondisi jenazah tersebut mengalami pendarahan yang keluar dari hidung," ujarnya.

Sebelumnya sebuah video berdurasi 12 detik tersebut memperlihatkan jenazah pasien COVID-19 tiba di rumah duka, namun saat video itu diunggah ke media sosial, pengunggah menyertakan narasi bahwa jenazah itu kehilangan bola matanya.

Kesimpulan

Video yang menyebutkan jenazah pasien Covid-19 dengan bola mata yang hilang adalah hoaks. Jenazah tersebut masih dalam keadaan utuh. Darah memang keluar dari hidung almarhum. Almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi dan stoke sejak lama.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini