CEK FAKTA: Hoaks Transaksi di Indonesia Pakai Mata Uang China

Jumat, 1 Oktober 2021 15:08 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Transaksi di Indonesia Pakai Mata Uang China Dollar AS vs Yuan China. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah potongan judul berita tentang mata uang China sebagai alat transaksi Indonesia dengan China beredar di media sosial. Pengunggah potongan judul berita itu menyebut penggunaan mata uang Yuan sudah resmi digunakan Indonesia.

hoaks mata uang china jadi alat transaksi di indonesia
istimewa

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah hoaks.

Dalam artikel merdeka.com berjudul "Fakta tentang Renminbi atau Yuan untuk Perdagangan Internasional" pada 29 Juli 2019, dijelaskan mata uang Yuan hanya digunakan dalam perdagangan internasional.

Mata uang China, Renminbi, hanya digunakan dalam transaksi perdagangan internasional. Meski begitu, beberapa transaksi di China juga ada yang menggunakan dolar AS.

"Tiongkok sendiri juga masih sebagian besar menggunakan Dolar AS kalau mereka berdagang," kata Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal.

Renminbi ternyata memiliki nilai mata uang yang lebih rendah dibanding dolar AS. Jadi, kabar tentang penggunaan renminbi bisa menguntungkan dunia usaha. Perlu diketahui, 1 USD = Rp 14.000. Sedangkan 1 Renminbi = Rp 2.033. Perbedaannya sangat jauh.

"Nilai Renminbi memang sudah dilemahkan, tapi masih lebih rendah dari dolar AS. Jadi buat neraca perdagangan kita bisa lebih baik dan kemungkinan guncangan dolar AS tidak ada. Jadi ini menguntungkan dunia usaha," kata Mantan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sofjan Wanandi.

Kesimpulan

Informasi transaksi di Indonesia mulai menggunakan mata uang Yuan China adalah hoaks. Mata uang Yuan hanya digunakan dalam transaksi perdagangan Internasional, bukan dalam negeri.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Cek Fakta
  3. Yuan
  4. China
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini