CEK FAKTA: Hoaks, Info Lowongan Kerja Catut Nama PT Pos Indonesia

Kamis, 6 Mei 2021 10:33 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks, Info Lowongan Kerja Catut Nama PT Pos Indonesia PT Pos Indonesia. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar di media sosial PT Pos Indonesia membuka lowongan pekerjaan. Informasi tersebut muncul setelah disebar akun Instagram bernama @posindonesia.career.

Akun tersebut mengunggah informasi tentang rekrutmen Pos Indonesia dan membagikan form registrasi yang diklaim sebagai proses rekrutmen dari Pos Indonesia Tahun 2021.

Penelusuran

Hasil penelusuran, PT Pos Indonesia telah memberikan klarifikasi melalui akun media sosial resminya dan menyatakan akun yang mengatasnamakan Pos Indonesia salah satunya @posindonesia.career adalah akun palsu.

hoaks info lowongan kerja pos indonesia
instagram Pos Indonesia

"Hati-hati sama banyaknya akun palsu yang mengatasnamakan Pos Indonesia ya! Contohnya akun palsu satu ini, langsung blokir aja ok," tulis Instagram resmi Pos Indonesia @posindonesia.ig.

Selain itu, Pos Indonesia juga membantah telah membuka lowongan pekerjaan dan memungut biaya untuk menjadi karyawan.

"Pos Indonesia tidak membuka lowongan pekerjaan dan memungut biaya untuk menjadi karyawan. Dan akun resmi Pos Indonesia adalah @posindonesia.ig Selalu konfirmasi terlebih dahulu ke kantorpos terdekat di kota kamu ya, jangan sampai tertipu oleh akun akun palsu yang mengatasnamakan Pos Indonesia! Hati-hati, selalu waspada."

hoaks info lowongan kerja pos indonesia
instagram Pos Indonesia

Sementara itu, dilansir Detik, Senior Vice President Human Capital PT Pos Indonesia (Persero), Iwan Gunawan, memastikan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar. Ia menegaskan Pos Indonesia tidak membuat lowongan kerja seperti tertulis dalam surat palsu yang beredar di sosial media tersebut.

"Informasi yang beredar di sejumlah akun sosial media bahwa PT Pos Indonesia (Persero) melakukan proses rekrutmen karyawan adalah tidak benar. Saat ini Pos Indonesia belum merilis informasi terkait proses rekrutmen," jelas Iwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/5).

Iwan lantas menjelaskan prosedur resmi rekrutmen pegawai di Pos Indonesia. Setiap rekrutmen, katanya, hanya diumumkan melalui akun media sosial resmi Pos Indonesia.

"Dalam proses rekrutmen di PT Pos Indonesia (Persero), informasi akan diumumkan melalui media sosial resmi Pos Indonesia yakni IG : posindonesia.ig; FB: Pos Indonesia dan Twitter: @PosIndonesia. Informasi terperinci ada dalam tautan yang dilampirkan dalam informasi di sosial media tersebut. Selain itu, diumumkan lewat majalah dinding di Kantor Pos," ulas Iwan.

Iwan menyatakan berita hoaks tersebut telah merugikan Pos Indonesia dan tentunya masyarakat. Kalau hendak mengetahui tentang informasi rekrutmen di PT Pos Indonesia (Persero) silakan memantau sosial media resmi atau bisa melalui call center 161.

"Kerugian bagi Pos Indonesia adalah karena informasi bohong tersebut telah mencatut nama PT Pos Indonesia (Persero), dengan berita yang tidak benar dan mensyaratkan adanya sejumlah biaya yang harus dibayar oleh pelamar. Kami tegaskan, bahwa rekrutmen di Pos Indonesia sama sekali tidak ada pungutan biaya. Jadi hoaks ini telah mencemarkan nama baik institusi Pos Indonesia. Selain itu, hal ini juga bisa merugikan masyarakat," paparnya.

Kesimpulan

Informasi PT Pos Indonesia membuka lowongan pekerjaan tidak benar. Sedangkan akun Instagram @posindonesia.career adalah akun palsu karena akun resmi milik PT Pos Indonesia adalah @posindonesia.ig.

Untuk mengetahui info resmi bisa mengunjungi situs resmi Pos Indonesia atau media sosial resmi Pos Indonesia.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.instagram.com/p/COIXzfRDyJK/
https://news.detik.com/berita/d-5553543/beredar-info-lowongan-kerja-di-medsos-pt-pos-pastikan-hoaks [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini