CEK FAKTA: Hoaks, BRI Minta Tagihan Bulanan Rp150 Ribu Untuk Biaya Transaksi

Senin, 23 Mei 2022 09:19 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks, BRI Minta Tagihan Bulanan Rp150 Ribu Untuk Biaya Transaksi Bank BRI. ©2019 Dok. BRI

Merdeka.com - Beredar sebuah surat mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia atau BRI berisi pemberitahuan bahwa BRI melakukan perubahan skema tarif transaksi menjadi Rp150.000 perbulan dari sebelumnya sebesar Rp6.500 per bulan. Jika nasabah tidak setuju, maka nasabah harus mengisi formulir yang dikirimkan. Nasabah diminta mengisi data diri dalam formulir tersebut.

hoaks bri minta tagihan bulanan rp150 ribu untuk biaya transaksi
©Liputan6.com

Penelusuran

Dilansir dari Liputan6.com Corporate Secretary PT Bank BRI Aestika Oryza Gunarto. Ia menyebut adanya perubahan tagihan nasabah Rp150 ribu perbulan untuk biaya transaksi adalah tidak benar.

""Hal itu dipastikan tidak benar ya," katanya.

Terkait dengan beredarnya informasi yang mengatasnamakan BRI tersebut, kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. BRI hanya menggunakan saluran resmi website sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas melalui laman:

web: www.bri.co.id

IG: @bankbri_id

Twitter: bankbri_id

FB: Bank BRI

Youtube: Bank BRI

2. BRI senantiasa menghimbau nasabah agar lebih berhati-hati serta tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI, termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user dan password internet banking, OTP, dsb.) melalui tautan atau website dengan sumber tidak resmi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3. BRI menghimbau kepada seluruh nasabah untuk waspada kepada segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Untuk info lebih lanjut dapat mengunjungi Kantor BRI terdekat atau menghubungi call center BRI 14017/1500017.

Kesimpulan

BRI menagih biaya transaksi sebesar Rp 150 ribu per bulan pada nasabahnya adalah hoaks.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

[lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini