Teja Paku Alam Punya Kans Jadi Kiper Tertangguh dalam Sejarah Liga Indonesia Setelah Pecahkan Rekor Andritany Ardhiyasa

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, berpotensi menjadi kiper terkuat dalam sejarah Liga Indonesia dalam satu musim.

Muhammad Adi Yaksa
Oleh Muhammad Adi Yaksa - Reporter
Teja Paku Alam Punya Kans Jadi Kiper Tertangguh dalam Sejarah Liga Indonesia Setelah Pecahkan Rekor Andritany Ardhiyasa
Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id) (Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id))

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, memiliki peluang untuk menjadi kiper terkuat dalam sejarah semusim Liga Indonesia setelah berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa. Teja baru saja mencatatkan 16 clean sheet di BRI Super League 2025/2026, jumlah ini merupakan yang terbanyak di era Liga 1 sejak tahun 2017, yang sebelumnya dimiliki oleh Andritany pada musim 2022/2023.

Pada musim tersebut, Andritany berhasil mencatatkan 15 kali tidak kebobolan dari 34 penampilan. Di sisi lain, Teja baru bermain sebanyak 24 kali dan masih menyisakan delapan pertandingan.

Terakhir kali Teja mencatatkan nirbobol saat Persib mengalahkan tuan rumah Semen Padang dengan skor 2-0 dalam pekan ke-26 yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada hari Minggu (5/4/2026).

Belum Pernah Perkuat Timnas Indonesia

Teja Paku Alam Berpeluang Jadi Kiper Paling Tangguh Sepanjang Sejarah Semusim Liga Indonesia Setelah Pecahkan Rekor Andritany Ardhiyasa
Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id) Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Hingga saat ini, kiper yang belum pernah tampil untuk Timnas Indonesia tersebut hanya kebobolan sebelas gol selama bermain untuk Persib di BRI Super League. Rata-rata kebobolan yang dicatatkan adalah 0,46 per pertandingan, dan

Teja hanya butuh satu clean sheet lagi untuk menjadi kiper paling tangguh dalam satu musim Liga Indonesia, melampaui rekor Yoo Jae-hoon.

Yoo Jae-hoon, penjaga gawang asal Korea Selatan, mencatatkan prestasi luar biasa dengan tidak kebobolan dalam 17 pertandingan dari total 32 laga saat membimbing Persipura Jayapura meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada tahun 2013. Jika Teja berhasil mencapai prestasi serupa, ia akan menciptakan sejarah baru dalam dunia sepak bola Indonesia.

Ambisi Terbesar Teja Paku Alam

Teja memiliki ambisi yang lebih besar daripada sekadar mencetak rekor. Tujuannya adalah untuk membantu Persib meraih hattrick juara di BRI Super League, yang semakin mungkin tercapai berkat konsistensi tim menjelang akhir musim.

"Alhamdulillah, ini bukan berkat saya sendiri, mungkin dari teman-teman juga. Komunikasi bagus di lapangan dan kekompakan kita dalam pertandingan yang bikin saya bisa dapat clean sheet terus," imbuh Teja, seperti yang dikutip dari laman Persib.

Penjaga gawang berusia 32 tahun ini menekankan bahwa pencapaian clean sheet adalah bonus baginya.

"Kalau clean sheet, itu bonus buat saya. Target kami adalah memenangkan pertandingan dan menjaga peringkat teratas," ucapnya. Dengan semangat dan kerja sama yang baik, Teja bertekad untuk terus berkontribusi bagi tim demi mencapai tujuan besar tersebut.

Rekomendasi