Romantisme Lama Belum Padam, Marc Marquez Bisa Tinggalkan Ducati dan Pulang ke Honda

Baru dua tahun sejak Marc Marquez meninggalkan Honda, dan kini sudah mulai muncul isu potensi untuk bergabung kembali dengan pabrikan asal Jepang itu.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Romantisme Lama Belum Padam, Marc Marquez Bisa Tinggalkan Ducati dan Pulang ke Honda
MotoGP_Marc Marquez (Bola.com/Adreanus Titus) ((Bola.com/Adreanus Titus))

Baru dua tahun setelah Marc Marquez berpisah dari Honda, kini muncul kabar mengenai kemungkinan kembalinya pembalap tersebut ke pabrikan asal Jepang itu dalam beberapa musim mendatang.

Sejak ia bergabung dengan Ducati, tampaknya Marquez telah menemukan kesesuaian yang tepat dengan tim barunya. Pada 2025, di usia 32 tahun, ia berhasil mendominasi kejuaraan.

Namun, pertanyaannya adalah, apakah kesuksesan itu akan berlanjut selamanya? Dengan kondisi pasar pembalap MotoGP yang akan segera berubah, juara dunia MotoGP tujuh kali ini tentunya memiliki banyak pilihan selain Ducati.

Walaupun kemungkinan untuk terjadinya reuni antara Marquez dan Honda mungkin terlihat sulit, terdapat sejumlah alasan yang mendukung kemungkinan tersebut. Mengingat pengalaman dan prestasinya, Marquez tetap menjadi salah satu pembalap yang dicari oleh banyak tim. Meskipun saat ini ia berada di Ducati, tidak ada yang bisa memprediksi bagaimana situasi di masa depan. Mari kita telusuri lebih lanjut mengenai alasan yang mendasari potensi kembalinya Marquez ke Honda.

Marc Marquez Hanya Perpanjang Kontrak Berdurasi Satu Musim Bareng Ducati?

Alasan Marc Marquez Bisa Tinggalkan Ducati dan Balik ke Honda: Romantisme Itu Masih Ada, Faktor Gaji Besar Bikin Ngiler
Marc Marquez berhasil menduduki podium pertama pada MotoGP Ceko 2025. (Michal Cizek / AFP)

Marc Marquez telah berikrar bahwa periode liburannya menuju MotoGP 2026 bakal sangat singkat. Karena ia berupaya untuk kembali bugar menjelang awal musim 2026, setelah mengalami cedera parah pada balapan MotoGP Mandalika.

Dengan kontraknya yang akan segera berakhir, Marc Marquez bisa saja menandatangani kontrak berdurasi hanya satu tahun dengan Ducati.

Tujuannya agar ia bisa melihat pabrikan mana yang lebih tangguh ketika regulasi baru mulai berlaku pada MotoGP 2027. Namun, hal ini tetap bisa menjadi pertaruhan.

Romantisme Marc Marquez dan Honda

Yang pasti situasinya saat ini, Honda tidak menyimpan dendam terhadap Marc Marquez, bahkan setelah ia memutuskan untuk meninggalkan mereka dan bergabung dengan tim rival, Ducati.

Berpisah dengan baik dan romantisme antara kedua belah pihak adalah alasan pertama mengapa bergabung kembali dengan Honda merupakan ide yang bagus untuk Marc Marquez.

Ia memiliki hubungan yang baik dengan semua orang di tim, dan tak diragukan lagi mereka akan senang jika ia kembali di masa mendatang.

Honda Mulai Berkembang dan Gaji Besar

Kebangkitan Honda baru-baru ini dengan naik ke Level C konsesi MotoGP juga menunjukkan bahwa performa mereka sedang menuju arah yang tepat. Untuk MotoGP 2027, sebuah era baru dalam persaingan, hal ini menjadikan Honda jadi tujuan yang didambakan.

Marquez mungkin menginginkan kenaikan gaji saat proses negosiasi perpanjangan kontrak bareng Ducati. Nah bersama Honda, ia bisa menerima gaji lebih besar ketimbang di Ducati.

Mengingat betapa tingginya gaji yang Marc Marquez terima di Honda tahun-tahun sebelumnya, tentunya itu membuat kans reuni ini sangat besar terjadi.

Logis Marc Marquez Tinggalkan Ducati

Alasan Marc Marquez Bisa Tinggalkan Ducati dan Balik ke Honda: Romantisme Itu Masih Ada, Faktor Gaji Besar Bikin Ngiler
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku balapan seri Jerman dan Ceska menjadi yang terbaik di MotoGP 2017. (dok. MotoGP)

Marc Marquez merupakan tipe pembalap yang siap mengerahkan segalanya, seperti yang dilakukan Ducati, untuk memenangkan gelar. Honda akan bersedia melakukan apa pun yang diperlukan untuk menang bersamanya lagi.

Dan akhirnya, ia akan lolos dari masalah yang membayangi di Ducati, dengan keterbatasan pada GP25 yang menghambat para pembalap tahun ini, dan meninggalkan beberapa kekhawatiran untuk masa depan.

Rekomendasi