Gelaran juara dunia MotoGP 2025 telah membawa Marc Marquez menyamai total gelar yang dimiliki Valentino Rossi di semua kelas. Kini, baik Marc Marquez maupun Valentino Rossi masing-masing mengoleksi sembilan gelar juara.
Di MotoGP 2026, Marc Marquez bersama tim Ducati diprediksi akan kembali menjadi kandidat kuat untuk merebut gelar juara dunia. Jika ia berhasil meraih gelar kembali, kakak dari Alex Marquez itu akan melampaui jumlah total gelar juara dunia yang dimiliki oleh rival abadi, Valentino Rossi.
Dalam sebuah wawancara dengan AS, Pol Espargaro, mantan rekan setim Marc Marquez di Honda, menyatakan bahwa ia tidak yakin Marc Marquez akan merasa puas hanya dengan mengalahkan rekor Valentino Rossi.
Menurut Espargaro, motivasi Marquez untuk terus berprestasi berasal dari semangatnya, bukan semata-mata dari hasil yang dicapai di lintasan balap.
"Mungkin tantangannya saat ini adalah melampaui rekor Valentino Rossi, menjadi pembalap dengan gelar juara dunia MotoGP terbanyak dalam sejarah. Tapi kemudian, apa yang akan terjadi?," ungkap Pol Espargaro.
"Saya termasuk orang yang berpikir dia tidak akan puas, dia akan terus maju, karena inilah yang dia cintai dan inilah yang membuatnya menjadi dirinya sendiri, dan selama dia mampu, dia akan terus melakukan apa yang dia lakukan."
Pol Espargaro menambahkan, "Marc bukanlah tipe orang yang termotivasi oleh hasil atau tantangan kecil, yang baginya memang kecil, tetapi lebih oleh gairah, kemenangan, ambisi, dan hanya itu, tidak lebih."
Pernyataan ini menunjukkan bahwa dedikasi dan cinta Marc Marquez terhadap dunia balap akan terus mendorongnya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi, terlepas dari rekor yang telah dicapai sebelumnya.
Advertisement
Marc Marquez Melawan Diri Sendiri
Ketika ditanya mengenai siapa yang akan menjadi rival Marc Marquez di MotoGP 2026, Pol Espargaro menegaskan bahwa kunci sebenarnya terletak pada diri pembalap Ducati itu sendiri.
"Hal yang sama yang telah ia lawan, menurut saya, sepanjang kariernya: melawan dirinya sendiri, melawan ambisinya sendiri dan tantangannya sendiri." Pol menambahkan bahwa Marc Marquez merupakan seorang atlet elit yang sangat cakap dalam mengelola tantangan-tantangan tersebut, meskipun hal itu sangat sulit untuk dilakukan.
Espargaro juga menyampaikan pemikirannya tentang pencapaian Marquez yang luar biasa. "Ketika Anda sudah memiliki segalanya, apa gunanya? Untuk mengejar lebih banyak lagi," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Jika Anda sudah memilikinya, apa yang akan berubah dari sembilan menjadi sepuluh, dari sepuluh menjadi sebelas gelar?"
Advertisement
Proses Negosiasi Kontrak antara Marc Marquez dan Ducati Tengah Berlangsung
Marc Marquez tidak hanya berfokus pada persaingan untuk menjadi juara dunia MotoGP 2026, tetapi juga akan terlibat dalam pembicaraan kontrak dengan Ducati untuk musim 2027.
Situasi ini semakin menarik karena hampir semua pembalap papan atas memiliki kontrak yang akan berakhir pada akhir tahun depan. Hal ini memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Marc Marquez kembali ke Honda.
Sumber: Motogpnews