Shin Tae-yong jelaskan alasan Pratama Arhan jadi winger dan Hulk sebagai wingback kanan di Timnas Indonesia, bukan Asnawi Mangkualam

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membuat keputusan unik di babak kedua saat bertemu Australia.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Shin Tae-yong jelaskan alasan Pratama Arhan jadi winger dan Hulk sebagai wingback kanan di Timnas Indonesia, bukan Asnawi Mangkualam
Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Pakai Pemain U-22 di Piala AFF 2024, Lawan Turunkan Tim Senior (© 2024 Bola.net)

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengambil langkah yang tidak biasa di babak kedua saat menghadapi Australia. Ia menempatkan Pratama Arhan sebagai winger kiri dan Wahyu Prasetyo sebagai wingback kanan. Posisi asli Arhan adalah bek kiri, yang juga mampu bermain sebagai wingback kiri, sementara Wahyu Pras dikenal sebagai bek tengah sepanjang kariernya. Arhan masuk ke lapangan pada menit ke-80 menggantikan Marselino Ferdinan, sedangkan Wahyu Pras menyusul pada menit ke-86 untuk menggantikan posisi Sandy Walsh. "Sebagai pelatih kepala, saya selalu harus cepat mengambil keputusan untuk mengantisipasi situasi seperti ini," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah pertandingan melawan Australia.

Motivasi Shin Tae-yong.

Nonton Live Streaming Australia vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Nonton Live Streaming Australia vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 © 2025 Bola.net

Shin Tae-yong menjelaskan bahwa ia memilih untuk menurunkan Wahyu karena Timnas Indonesia ingin mengadopsi strategi permainan yang lebih defensif. Dia juga menambahkan bahwa Arhan dimasukkan untuk meningkatkan efektivitas serangan balik dan lemparan jauh. "Saya lebih memilih Wahyu ketimbang Asnawi karena saya ingin fokus pada pertahanan, sementara untuk Arhan, saya mempertimbangkan bagaimana kita bisa melakukan serangan balik setelah bertahan," kata Shin Tae-yong. "Saya juga percaya kita bisa memanfaatkan lemparan jauh dari Arhan; saya harus selalu membuat keputusan yang tepat mengenai taktik agar situasi dapat berubah," tambahnya. Sementara itu, Timnas Indonesia berhasil meraih hasil imbang 0-0 melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (10/9) WIB. Pertandingan ini merupakan laga kedua di Grup C pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Hasil serta Jadwal Pertandingan Matchday 1 dan 2 untuk Grup C.

Optimisme Legenda Timnas Indonesia: Bisalah Tahan Imbang Jepang
Optimisme Legenda Timnas Indonesia: Bisalah Tahan Imbang Jepang © 2024 Bola.net

Kamis, 5 September 2024 pukul 17:10 WIB - Australia menghadapi Bahrain dengan skor 0-1 - disiarkan di RCTI dan Vision+

pukul 17:35 WIB - Jepang mengalahkan China dengan skor 7-0 - disiarkan di Vision+Jumat, 6 September 2024 pukul 01:00 WIB - Arab Saudi bermain imbang 1-1 melawan Indonesia - disiarkan di RCTI dan Vision+Selasa, 10 September 2024 pukul 19:00 WIB - China kalah 1-2 dari Arab Saudi - disiarkan di Vision+

pukul 19:00 WIB - Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Australia - disiarkan di RCTI dan Vision+

pukul 23:00 WIB - Bahrain akan melawan Jepang - disiarkan di RCTI dan Vision+

Tabel peringkat Grup C

Klasemen sementara Grup C pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia. (c) Wikipedia
Klasemen sementara Grup C pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia. (c) Wikipedia
(Bola.net/Fitri Apriani)
Rekomendasi