Pelatih Timnas Italia Buka Suara usai Dibantai Norwegia, Ungkap Penyebab Kekalahan Timnya

Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti, menunjukkan kekecewaannya terhadap performa pemain Timnya setelah kalah dari Norwegia tiga gol tanpa balas.

Rizki Hidayat
Oleh Rizki Hidayat - Reporter
Pelatih Timnas Italia Buka Suara usai Dibantai Norwegia, Ungkap Penyebab Kekalahan Timnya
Duel Alessandro Bastoni dengan Erling Haaland,di laga Norwegia vs Italia di Ullevaal Stadion, Sabtu (07/06/2025). (Cornelius Poppe/NTB via AP) ((Cornelius Poppe/NTB via AP))

Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti, menunjukkan rasa frustrasinya terhadap performa tim saat menghadapi Norwegia dalam pertandingan ketiga Grup I kualifikasi Piala Dunia 2026. Spalletti mengungkapkan bahwa Gli Azzurri menunjukkan permainan yang kurang agresif dalam duel tersebut.

Pertandingan berlangsung di Ullevaal Stadion, Norwegia, pada Sabtu (7/6/2025) dini hari WIB. Meskipun bertindak sebagai tim tamu, Italia berhasil mendominasi penguasaan bola dengan persentase 62 persen, sedangkan Norwegia hanya 38 persen. Namun, meskipun menguasai permainan, efektivitas Italia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tuan rumah.

Timnas Italia hanya mampu menciptakan satu peluang berbahaya dari enam kesempatan yang ada. Sebaliknya, Timnas Norwegia lebih tajam dalam menyerang, dengan delapan tembakan yang dihasilkan, empat di antaranya tepat sasaran. Akhirnya, Gli Azzurri harus menerima kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Norwegia.

Kemenangan bagi Norwegia dicetak oleh Alexander Sorloth pada menit ke-14, diikuti oleh gol Antonio Nusa pada menit ke-34, dan ditutup oleh Erling Haaland pada menit ke-42. Dengan hasil ini, Spalletti jelas merasa kecewa dengan performa anak asuhnya yang tidak sesuai harapan.

Bermain dengan Lembek

Kondisi Kritis, Ini Syarat Italia untuk Lolos ke Piala Dunia 2026
Para pemain Italia berpose untuk foto tim sebelum pertandingan Grup I Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 antara Norwegia dan Italia di Stadion Ullevaal di Oslo pada 6 Juni 2025. (Erik Flaar Para pemain Italia berpose untuk foto tim sebelum pertandingan Grup I Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 antara Norwegia dan Italia di Stadion Ullevaal di Oslo pada 6 Juni 2025. (Erik Flaar

Luciano Spalletti menyatakan ketidakpuasannya terhadap performa Timnas Italia setelah kalah dari Norwegia. Mantan pelatih Inter Milan itu menilai bahwa Gli Azzurri sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

"Kami perlu menganalisis apa yang terjadi malam ini. Kami tidak cukup bertekad dalam melakukan sesuatu, kami terlalu lembek. Pada gol pertama, kami kehilangan bola dengan umpan silang, sementara ada peluang untuk melakukan dua umpan berbeda di dekatnya," ujar Spalletti.

Dia menambahkan, "Kami seharusnya bisa bermain lebih bertahan dan bermain secara individu. Kami terlalu sering kehilangan bola di sepertiga akhir lapangan. Kami seharusnya lebih sering mengoper bola ke bek sayap. Namun, sebaliknya kami malah terus menekan ke tengah lapangan."

Di Posisi Keempat

Timnas Italia Dihajar Nowegia, Luciano Spalletti: Kami Terlalu Lembek
Duel Alessandro Bastoni dengan Erling Haaland,di laga Norwegia vs Italia di Ullevaal Stadion, Sabtu (07/06/2025). (Cornelius Poppe/NTB via AP) (Cornelius Poppe/NTB via AP)

Bagi Timnas Italia, pertandingan melawan Norwegia menjadi ajang pertama dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Sayangnya, laga pembuka ini berakhir dengan kekalahan yang menyakitkan. Akibat hasil buruk tersebut, Italia kini berada di posisi keempat Grup I kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan perolehan nol poin. Di sisi lain, Norwegia berhasil menduduki posisi teratas grup dengan sembilan poin.

Pelatih Luciano Spalletti mengungkapkan, "Kami perlu sedikit lebih banyak antusiasme, sebagai individu. Kami perlu menambahkan sesuatu yang lebih, kalau tidak sesuatu harus berubah."

Ia percaya bahwa skuad yang dimiliki saat ini adalah yang terbaik. "Saya menganggap ini skuad yang kuat, yang terbaik yang saya miliki saat ini. Kami harus tampil lebih baik, tetapi saya akan membela kelompok pemain ini. Saya akan memberi tahu mereka yang tidak mampu bermain dengan performa terbaik mereka," lanjutnya.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi