Kritik Soal Banjir, Hotman Paris Bandingkan Wibawa Hukum Indonesia dengan Singapura
Merdeka.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkapkan keprihatinannya, karena hujan deras yang mengguyur Jabodetabek dari Selasa (31/12) sore kemarin hingga hari Rabu (1/1) membuat sebagian wilayah terkena dampak banjir.
Dalam akun Instagram hotmanparisofficial, Hotman Paris mengkritik soal banjir di Jakarta. Salah satunya, wibawa hukum Indonesia. Hotman Paris lantas membandingkan wibawa hukum Indonesia dengan Singapura.
Hukum
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua turut hanyut ketika banjir besar melanda. Melihat kejadian itu, Hotman lantas mengungkit ketatnya hukum di negara Singapura.
"Malapetaka ini tdk akan terjadi kalau hukum berwibawa seperti di Singapore!! Wibawa hukummmmmm," tulis Hotman Paris.
Buang Sampah Seenaknya
Kemudian, Hotman mencontohkan seperti di Singapura, salah tempat merokok saja kena sanksi.
"Di singapore salah tempat merokok kena sanksi ratusan dollar Singapore! Di indonesia buang sampah seenaknya dan managemet sampah oleh pemerintah kurang ok! Lagi lagi hukummmmmm!!Wibawa hukumm kunci solusi!," tulis lagi Hotman.
Wibawa Hukum Kunci Solusi
Pengacara kelahiran Sumatera Utara, 20 Oktober 1959 ini, mengatakan bahwa wibawa hukum adalah kunci solusi.
"Lagi lagi hukummmmmm!! Wibawa hukum kunci solusi!," kata Hotman.
Reaksi Warganet
Postingan Hotman Paris pun langsung dibanjiri komentar dari warganet. Mereka menuliskan berbagai komentar.
"D singapura jngnkan buang sampah bang.buang ludah smbrngn aja kena denda $300," tulis akun@ syifa_my_name.
"Masuk negara Singapore bawa permen karet aja kena bayar denda,merokok sembarangan kena bayar denda,ketahuan buang sampah sekecil apa pun itu kena denda,bekelahi dengan polis Singapore masuk penjara ... Karena itu Singapore negara damai,"timpal akun@miisselinna.

Hotman Paris/hotmanparisofficial2020 Merdeka.com
(mdk/end)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya