YLKI Nilai Tol Layang Jakarta-Cikampek Gagal Atasi Kemacetan Saat Libur Panjang
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak pemerintah mengevaluasi total manajemen lalu lintas tol layang Jakarta-Cikampek. Khususnya saat long weekend, seperti libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan Idul Fitri nanti.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak pemerintah mengevaluasi total manajemen lalu lintas tol layang Jakarta-Cikampek. Khususnya saat long weekend, seperti libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan Idul Fitri nanti.
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, mengatakan kemacetan yang terjadi saat mudik Natal, menjadi bukti prediksinya tol layang Jakarta-Cikampek tak efektif terjadi.
"Terbukti tadi malam tol layang Cikampek macet total selama dua jam, dan akhirnya arus lalin menuju tol layang ditutup (sementara)," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/12).
Tulus menambahkan kemacetan yang terjadi memiliki arti saat tol layang Cikampek dibangun tidak mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk jika ada kendaraan mogok di tol layang. Ini bisa jadi karena petugas tol tidak sigap mengatasi masalah saat terjadi kendaraan mogok, dan volume traffict sedang tinggi tingginya.
"Dengan kejadian seperti ini, fungsi utama tol layang Cikampek untuk mengatasi kemacetan saat libur panjang, menjadi muspro alias sia sia," tuturnya.
Selain itu, lanjut Tulus, perlu diperbangkan adanya pintu keluar darurat (emergency exit), misalnya di km 25. Sehingga pengguna tol tidak tersandera di jalan tol selama berjam-jam.
"Ini bisa membahayakan keamanan dan keselamatan pengguna tol. Jangan sampai jalan tol layang Jakarta-Cikampek ini menjadi produk gagal."
Kemacetan Terpantau di Tol Layang Jakarta-Cikampek
Kemacetan terjadi di tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated, siang ini. Hal ini berdasarkan informasi dari akun resmi Twitter PT Jasa Marga. Kemacetan terjadi karena adanya pertemuan lalu lintas jalur antara atas dan bawah. Kemacetan terjadi dari arah Jakarta ke Cikampek yang berada di jalur bawah sejak di Km 47.
"Karawang Barat Jalur Bawah KM 47 - KM 49 arah Cikampek padat," tulis akun @PTJASAMARGA yang dilihat merdeka.com, Minggu (22/12).
Tak hanya itu, kepadatan kendaraan juga terjadi di Karawang Timur atau tepatnya di Km 52 sampai Km 62 ke arah Cikampek.
Sementara kepadatan kendaraan juga terjadi di jalur atas tol Jakarta-Cikampek. Kepadatan mulai terjadi di Km 42+500 hingga Km 46. "Karawang Barat Jalur Atas KM 42+500 - KM 46 arah Cikampek PADAT, kepadatan vol lalin. Karawang Barat Jalur Atas KM 47 - KM 48 arah Cikampek PADAT, kepadatan pertemuan lalin Jalur Atas dan Jalur Bawah. Karawang Barat Jalur Bawah," katanya.
(mdk/bim)