LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

YLKI Catat Indeks Keberdayaan Konsumen RI Masih dalam Tahap Mampu

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mencatat hingga saat ini Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) masih berada di level 40,41. Artinya konsumen Indonesia masih berada di tahap mampu.

2021-01-08 12:10:58
YLKI
Advertisement

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mencatat hingga saat ini Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) masih berada di level 40,41. Artinya konsumen Indonesia masih berada di tahap mampu.

"Ini penting kalau kita bicara Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia (IKK), bahwa Indeks Keberdayaan Konsumen masih menengah lah ya, masih so so kalau di lihat skornya baru 41,40. Artinya skornya menunjukkan kita berada di mampu," kata dia dalam acara Talkshow Interaktif Membedah Pengaduan Konsumen 2020, Jumat (8/1).

Padahal, untuk mengangkat martabat konsumen Indonesia level mampu dinilai masih belum cukup. Mengingat level ini menggambarkan rendahnya partisipasi konsumen untuk melakukan komplain atas kerugian dari kegiatan perdagangan baik berupa produk ataupun jasa.

Advertisement

"Di atas mampu itu ada level kritis dan berdaya yang memiliki nilai skor yang lebih tinggi. Ini yang saya kira dengan kondisi yang seperti itu, kita masih kalah dibandingkan dengan (konsumen) negara maju," terangnya.

Oleh karena itu, YLKI mendorong pemerintah maupun pelaku usaha swasta untuk mampu memperbanyak dan mempermudah kanal layanan pengaduan bagi konsumen. "Karena kanal pengaduan yang sebanyak mungkin dan se informatif mungkin bisa akan di terima dengan baik oleh konsumen," imbuh dia.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk meningkatkan martabat konsumen dan mendorong kualitas serta daya saing produk di Indonesia. Salah satunya dengan meningkatkan angka Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) tahun 2020 ke level 42 poin.

Advertisement

"Pada tahun 2020 ini kemendag menargetkan IKK meningkat setidaknya menjadi 42 poin," ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto peringatan puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020 di Jakarta, Kamis (3/9).

Agus mengatakan, IKK merupakan dasar untuk menetapkan kebijakan di bidang perlindungan konsumen dan untuk mengukur kesadaran dan pemahaman konsumen akan hak dan kewajibannya, serta kemampuan dalam berinteraksi dengan pasar. Sehingga penting bagi pemerintah untuk terus meningkatkan angka IKK.

Baca juga:
BPS Sebut Daya Beli Masyarakat Tertekan Bikin Inflasi 2020 Anjlok
Pengunjung Mal Tak Naik Signifikan Pada Malam Tahun Baru 2021
Daya Beli Masih lemah, Pemerintah Diminta Tak Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Kelas III
Malam Tahun Baru 2021 Beri Berkah Tingkatkan Konsumsi Masyarakat
Daya Beli Masyarakat yang Menurun Dekati Rp 1.000 Triliun
Kehilangan Daya Beli Masyarakat Nyaris Rp1.000 Triliun Akibat Covid-19

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.