LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Website untuk Buat STRP Bermasalah karena Pendaftar Membludak

Anies mengakui sistem STRP saat ini sebenarnya masih dalam uji coba, dengan kapasitas registrasi untuk satu juta pendaftar.

2021-07-05 21:37:09
PPKM Mikro
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membongkar alasan bermasalahnya website Jakevo hari ini, Senin (5/7). salah satunya yaitu membludaknya jumlah yang melakukan registrasi sehingga melebihi kapasitas yang seharusnya. Seperti diketahui, website ini digunakan untuk membuat Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) bagi pekerja yang masuk ke Jakarta.

Anies mengakui sistem STRP saat ini sebenarnya masih dalam uji coba, dengan kapasitas registrasi untuk satu juta pendaftar.

"Perlu saya sampaikan bahwa sistem tadi pagi sampai siang mengalami hang sampai sore. Karena kapasitas untuk menampung aplikasi adalah 1 juta pendaftaran secara bersamaan, dan hari ini yang masuk 17 juta pendaftar," kata Anies dalam konferensi pers pada Senin (5/7).

Advertisement

Itu artinya, menurut Anies, banyak orang yang sesungguhnya bukan sektor esensial dan kritikal juga melakukan pendaftaran. Oleh karena itu, dia mengimbau bahwa hanya pekerja di sektor esensial dan kritikal yang membuat di website tersebut.

Melihat masalah tersebut, mulai saat ini yang diizinkan untuk melakukan pendaftaran adalah pihak perusahaan bersangkutan. Bukan lagi karyawan atau individunya.

Perusahaan-perusahaan nantinya akan memasukkan nama karyawan yang akan masuk bekerja. Prosesnya maksimal lima jam sejak data dimasukkan.

Advertisement

"Jadi yang bisa melakukan registrasi bukan pribadi-pribadi, tapi perusahaan tempat bekerja untuk memasukkan daftar pegawainya dan dari situ dilakukan proses verifikasi," ungkap Anies.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Luhut: Jabodetabek Macetnya Luar Biasa saat PPKM Darurat Diberlakukan
Polda Metro Tambah Penyekatan Jalan Selama PPKM Darurat Menjadi 72 Titik
Luhut Sebut Kasus Covid-19 Masih Terus Naik Dalam 12 Hari ke Depan
Hari Ketiga PPKM, Warga Sebut Penyekatan Depok-Jakarta Lebih Ketat
Luhut Ancam Produsen dan Importir Obat Agar Tak Main Harga Cari Untung Tinggi
Menteri Luhut Jamin Karyawan Sektor Non Esensial Kerja dari Rumah Tak akan Dipecat

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.